Berita Nasional Terkini
TERUNGKAP Penyebab Satpol PP Naik Darah Pukul Ibu Hamil 9 Bulan, Lepas Kendali Saat Terima Hal Ini
Terungkap penyebab Satpol PP naik darah pukul ibu hamil 9 bulan di Gowa, Sulawesi Selatan. Lepas kendali saat direkam hingga dilempar kursi.
TRIBUNKALTIM.CO - Viral video Satpol PP saat melakukan penertiban PPKM Darurat di Gowa, Sulawesi Selatan.
Dalam video tersebut diketahui anggota Satpol PP tak kuasa menahan amarahnya, hingga melakukan pemukulan terhadap pelaku usaha.
Salah satu korban pemukulan anggota Satpol PP adalah ibu hamil 9 bulan.
Ya, ibu hamil 9 bulan yang merupakan pemilik warung kopi itu sedari awal berbicara dengan nada tinggi kepada petugas.
Korban pemukulan lainnya, orang yang merekam video aksi penertiban, ia dipukul paling pertama oleh oknum Satpol PP.
Melihat suaminya kena pukul, ibu hamil 9 bulan itu langsung melempar kursi ke arah Satpol PP.
Anggota Satpol PP yang naik darah itu kemudian langsung mendatangi korban, lalu memukulnya.
Kabarnya pemilik warkop yang jadi korban pukul oknum Satpol PP itu tak terima, lalu melapor ke kantor polisi.
Belakangan diketahui akibat pemukulan itu korban pingsan di kantor polisi, hingga air ketubannya sempat pecah.
Informasi selengkapnya ada dalam artikel ini.
Baca juga: LOGIN eform.bri.co.id/bpum atau banpresbpum.id untuk Cek Penerima BLT UMKM 2021, BPUM Tahap 3 Cair?
Dilansir TribunJateng.com dalam artikel berjudulDetik-detik Ibu Hamil 9 Bulan Dipukul Satpol PP, Mukanya Merah Sempat Keluar Ketuban
Video anggota Satpol PP memukul wanita hamil pemilik warkop di Gowa, Sulawesi Selatan viral di media sosial.
Video itu diunggah oleh pemilik akun Ivan Van Houten yang juga suami dari korban.
Dalam postingannya, ia membagikan dua video sekaligus.
Dalam video itu terlihat sejumlah petugas yang masuk ke dalam warung kopi.
Petugas tersebut sedang melaksanakan patroli penertiban PPKM.
Kemudian seorang petugas dengan arogan mengatakan jika punya hak untuk memeriksa ijin warkop itu.
"Saya satpol, saya periksa,mana izinmu, saya satpol saya punya kewenangan. Mana izinmu, saya tutup kalau tidak ada" ucap anggota satpol itu.
Baca juga: Kapan Duel Italia vs Argentina? Juara Euro 2020 vs Copa America 2021, Mengenang Maradona di Napoli
Kemudian wanita pemilik warkop yang sedang hamil menjawab dengan nada agak tinggi.
Ia mengatakan jika sudah memiliki izin usaha di tempat sekaligus rumahnya itu.
Anggota satpol itu langsung mendekat pada wanita itu dan berbicara dengan nada agak tinggi.
Perekam video yang merupakan suami dari wanita tersebut kemudian menegur satpol agar lebih halus karena istrinya sedang hamil.
"Santai pak, perempuan, orang lagi hamil" ucap Ivan.
Namun anggota Satpol itu tidak terima dan langsung memukul pria perekam video.
Melihat suaminya dipukul, wanita itu berdiri dan coba melawan.
Baca juga: Traveler Pernah Makan Bebek Patmoroso? Ini Harga dan Jam Operasionalnya, Pasti Bikin Ketagihan
Dalam rekaman CCTV terlihat jika sang wanita melempar kursi ke arah anggota satpol yang memukul suaminya.
Namun anggota satpol itu malah memukul wajah si wanita yang sedang hamil.
Anggota polisi yang ada disitu berusaha melerai.
Akan tetapi pelaku pemukulan terus mengejar wanita itu.
Hingga akhirnya ditahan oleh anggota satpol lain.
Perempuan itu kemudian berlari ke kasir sedangkan petugas gabungan langsung keluar dari tempat itu.
Baca juga: Jelang Liga 1 2021, Bukti Foto Klub Baru Boaz Solossa Terungkap? Ada Kode dari Eks Pelatih Arema FC
Anggota polisi yang ikut dalam razia inipun mencoba meminta maaf pada pemilik warkop.
Video ini pun langsung viral dan sudah dibagikan sebanyak 68 ribu kali.
Akibat pemukulan ini, wanita itu mengalami memar di wajah.
Bahkan ketubannya sempat pecah dan keluar.
Kemudian pasangan suami istri ini telah melapor ke kantor polisi.
Akan tetapi saat di kantor polisi, wanita itu pinsan karena mengalami kontraksi.
Hingga harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif.
Baca juga: Ditinggal Satu Jam Parkir di Stadion Segiri, Warga Samarinda Kaget Lihat Empat Ban Mobinya Raib
Pemukulan itu sendiri terjadi di sebuah warung kopi sekaligus rumah milik Ivan di Panciro.
Insiden itu terjadi pada Rabu (14/7/2021) sekitra pukul 20.40 WITA.
Ivan mengatakan jika warungnya memang tutup karena mengikuti PPKM.
Namun ia membuka sedikit pintu depan dan menyalakan musik.
Lantaran ia sedang melakukan shooting video endorse sejumlah produk.
Kemudian anggota satpol PP itu masuk dan meminta ijin.
Bahkan seorang anggota satpol PP perempuan menegur istri Ivan karena berpakaian kurang sopan.
Padahal istri Ivan sedang mengenakan daster karena sedang berada di rumah.
Sampai berita ini ditulis belum ada klarifikasi dari pihak Satpol PP. (*)