Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

PGN Lakukan Mitigasi, Aliran Jargas ke Pelanggan Sempat Dihentikan Sementara Akibat Pipa Bocor

Sebagai upaya pengamanan dan safety, tim telah menjalankan standar operating procedure (SOP) yang berlaku terkait jaringan distribusi yang terdampak.

Editor: Adhinata Kusuma
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Aktivitas perbaikan titik kebocoran oleh PT Medco E&P Tarakan, Jumat (16/7/2021) 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN – Menindaklanjuti kebocoran gas di Jalan Kusuma Bangsa, Jumat (16/7/2021), Tim Penanganan Gangguan PGN (TPG) segera melakukan tindakan penanganan.

Sebelumnya pihak PGN menerima laporan kebocoran pipa baja pada pipa penyalur utama pemasok gas jargas berdiameter 3 inci di Jalan Kusuma Bangsa RT 27, Kelurahan Pamusian, Kecamatan Tarakan Tengah, Kota Tarakan. Insiden terjadi sekitar pukul 08.30 WITA, Jumat (16/7/2021).

Dibeberkan PGN Area Head Tarakan, Sheila Merlianty, sebagai upaya pengamanan dan safety, TPG telah menjalankan standar operating procedure (SOP) yang berlaku terkait jaringan distribusi yang terdampak kebocoran tersebut.

Dalam hal ini TPG PT PGN Tbk membantu percepatan identifikasi kebocoran agar insiden dapat segera ditangani perbaikannya. Begitu sampai di lokasi, TPG melakukan identifikasi kebocoran dan menghubungi pihak pemasok di hulu selaku pemilik jaringan pipa untuk melakukan penanganan perbaikannya.

“TPG melakukan mitigasi bersama pihak pemasok dengan melakukan penutupan valve yang menuju MRS Sebengkok Waru,” bebernya.

Baca juga: Jaringan Gas di Tarakan Belum Normal, Warga Terpaksa Pakai Kompor Minyak Tanah untuk Memasak

Kemudian pada pukul 10.00 WITA dilakukan penutupan aliran gas untuk sementara pada pelanggan jargas PGN di Tarakan. Sekitar pukul 13.00 WITA, pipa pemasok akan dilakukan penggalian dan perbaikan.

“Waktu untuk selesainya proses perbaikan akan diberitahukan lebih lanjut dari pihak pemasok,” ujar Area Head Tarakan, Sheila Merlianty.

Insiden kebocoran pipa ini berdampak pada terdapat 31.013 pelanggan rumah tangga dan 23 pelanggan UMKM, yang tersebar di 18 kelurahan di empat kecamatan. Karena terjadi penghentian aliran gas. Sedangkan rata-rata pemakaian per hari biasanya sebesar 16.400 meter kubik per hari.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas insiden ini, termasuk kepada pelanggan PGN yang terkena dampak dalam insiden tersebut. Kami juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas sikap tanggap dari masyarakat sekitar lokasi kejadian yang langsung mengabarkan kepada petugas PGN, sehingga insiden ini dapat segera ditangani,” lanjut Sheila.

Baca juga: Pipa Gas Bocor Akibatkan Api dan Aroma Menyengat, Medco Hentikan Sementara Aliran Stasiun Gas G8

Ia mengimbau kepada masyarakat terkait kejadian emergency atau kegawatdaruratan, dan kejadian yang berpotensi untuk terjadinya insiden di jaringan gas bumi dapat segera menghubungi contact center PGN di 1500645.

Sebagai pionir pemanfaatan gas bumi, lanjutnya, PGN akan terus meningkatkan layanan dan membangun infrastruktur untuk memperluas pemanfaatan gas bumi di seluruh wilayah Indonesia.

Tentunya lanjut Sheila, dukungan seluruh stakeholder dan masyarakat sangat diharapkan agar PGN dengan peran subholding gas dapat memperluas layanan energi.

“Baik gas bumi, energi ramah lingkungan, praktis, dan bebas subsidi bagi ketahanan energi nasional,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved