Virus Corona di Bontang
Sempat Mangkrak Mobil PCR Milik Pemkot Bontang Kembali Dioperasikan
Pengoperasian mobil ini sempat dihentikan sementara lantaran keberadaan fasilitas pendukung pendeteksi Virus Sars Cov-2.
Penulis: Ismail Usman | Editor: Adhinata Kusuma
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Mobil lab swab Polymerase Chain Reaction (PCR) milik Pemkot Bontang, akhirnya kembali beroperasi sejak Senin (12/7/2021) lalu.
Hal itu diumumkan Adi Permana, Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 saat dijumpai di Gedung Pendopo Rumah Jabatan Walikota Bontang.
Pengoperasian mobil ini sempat dihentikan sementara lantaran keberadaan fasilitas pendukung pendeteksi Virus Sars Cov-2.
Seperti bahan Viral Transport Media (VTM) atau media pembawa virus, serta bahan ekstrasi, dan bahan PCR.
"Ketiga bahan tersebut merupakan satu paket, dan kita harus menunggu dua hingga tiga minggu untuk mendapatkannya dari perusahaan penyedia mobil PCR," terang Adi.
Baca juga: Kondisi Dua Pasien Covid-19 yang Isoman di Rusunawa Guntung Memburuk, Dirujuk ke RSUD Bontang
Namun belakangan, seluruh keperluan perangkat kerja mobil PCR plat merah itu telah didatangkan.
Beberapa alat lainnya juga mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
"Yah, tiga minggu terakhir kami mendapat bantuan dari Provinsi, jadi kami kirim sample tersebut ke Samarinda kemarin," ungkap Adi.
Adi kembali menjelaskan, ketiga bahan PCR itu tidak harus menyesuaikan standar pabrikan alat dari mobil.
Sehingga keperluan alat tidak bisa difasilitasi dari Kementerian Kesehatan.
Sebab jika memakai bahan atau alat pada umumnya, maka hasil kerjanya tak bisa mendeteksi virus.
"Yah gak bisa kalo bahan PCR universal, karena harus khusus yang telah disediakan oleh penyedia mobil PCR asal China merk Tianlong," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mobil-pcr-milik-pemkot-bontang-yang-sempat-mangkrak-di.jpg)