Breaking News:

Berita Nasional Terkini

1 DPO Tewas dalam Kontak Senjata Satgas Madago Raya dengan Kelompok Teroris MIT Poso, 7 Masih Buron

Kontak tembak terjadi antara Satgas Madago Raya dan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora, di Desa Tanah Lanto.

Editor: Ikbal Nurkarim
Kolase Tribunkaltim.co
Ali Kalora pimpinan MIT bersama anggota kelompok teroris Poso, 1 DPO tewas dalam kontak senjata Satgas Madago Raya dengan kelompok teroris MIT Poso, 7 masih buron. 

TRIBUNKALTIM.CO -  Aparat gabungan TNI-Polri terus memburu teroris Poso kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Terbaru, Satgas Madago Raya terlibat baku tembak dengan kelompok teroris MIT.

Kontak tembak terjadi antara Satgas Madago Raya dan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora, di Desa Tanah Lanto, Torue Parigi.

Dalam kontak senjata tersebut satu orang DPO teroris poso dilaporkan tewas.

Baca juga: Terlibat Baku Tembak Satgas Madago Raya Tewaskan 2 Teroris MIT Poso, Dievakuasi Pakai Helikopter

Identitas DPO yang tewas tersebut pun belum diketahui, karena petugas baru akan melakukan evakuasi.

Dilansir dari Tribunnews.com dengan judul artikel Kontak Tembak Satgas Madago Raya dengan Kelompok Teroris MIT, 1 DPO Tewas, adapaun peristiwa baku tembak itu terjadi pada hari ini sekitar pukul 11.30 WITA.

Wakasatgas Humas Ops Satgas Madago Raya AKBP Bronto Budiyono
Wakasatgas Humas Ops Satgas Madago Raya AKBP Bronto Budiyono mengatakan 1 orang meninggal dunia dalam peristiwa baku tembak tersebut.

Wakasatgas Humas Ops Satgas Madago Raya AKBP Bronto Budiyono mengatakan 1 orang meninggal dunia dalam peristiwa baku tembak tersebut.

"Iya benar telah terjadi kontak tembak antara Satgas Madago Raya dengan DPO teroris Poso yang menyebabkan 1 orang DPO teroris Poso tewas," kata Bronto kepada wartawan, Jakarta, Sabtu (17/7/2021).

Dikatakan Bronto, aparat bakal melakukan identifikasi dan evakuasi jenazah terduga kelompok teroris tersebut.

"Juga identifikasi untuk mengetahui identitas DPO teroris Poso yang tewas tersebut. Jenazah rencana akan dievakuasi hari ini ke Rumah Sakit Bhayangkara Palu untuk dilakukan autopsi," pungkas Bronto.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved