Breaking News:

Virus Corona di Balikpapan

Soal Perpanjangan PPKM Darurat di Balikpapan, Walikota Rahmad Masud akan Putuskan Lusa

Walikota Balikpapan Rahmad Masud belum bisa memutuskan mengenai perpanjangan PPKM Darurat.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Walikota Balikpapan Rahmad Masud saat mendampingi Pangdam VI Mulawarman meninjau pelaksanaan percepatan vaksinasi di BSCC Dome. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Walikota Balikpapan Rahmad Masud belum bisa memutuskan mengenai perpanjangan PPKM Darurat.

Ia mengatakan, dirinya akan melihat kembali tren perkembangan kasus positif Covid-19 di Kota Balikpapan hingga Senin (19/7/2021).

"PPKM Darurat akan kita lihat kembali di hari Senin. Mudah-mudahan tren turun, PPKM bisa dicabut," katanya di kantor Walikota Balikpapan, Sabtu (17/7/2021).

Ia mengaku, ada tren penurunan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir.

Namun, angkanya belum signifikan.

Baca juga: Serangan Covid-19 Gelombang Ketiga, 3.000 Orang di Balikpapan Jalani Isolasi Mandiri

Rahmad Masud berharap kasus positif Covid-19 di Kota Balikpapan bisa kembali ditekan di bawah 100 kasus.

"Kalaupun PPKM Darurat akan kembali berlanjut kita tunggu regulasi dari pemerintah pusat," ujar Rahmad Masud.

Menurutnya, apabila kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Balikpapan kembali menurun, maka PPKM Darurat bisa segera dicabut.

Apabila kebijakan tersebut dianggap berhasil, maka aktivitas masyarakat di Kota Balikpapan bisa kembali ke kondisi normal.

Rahmad Masud pun tak bisa mengimbau agar masyarakat Kota Balikpapan bisa menaaati aturan yang telah dikeluarkannya.

"Saya menyadari banyak tidak enaknya, apalagi sangat berdampak pada pelaku usaha. Tapi ini hanya sesaat, kalau berhasil kita bisa beraktivitas seperti normal," jelasnya.

Baca juga: Balikpapan Zona Merah, Satgas Catat Ratusan Kasus Positif Covid-19 Setiap Hari

Sekadar informasi, PPKM Darurat di Kota Balikpapan resmi dimulai pada 12 Juli lalu dan akan berakhir pada 20 Juli 2021 nanti.

Pemerintah pusat juga telah memutuskan untuk memperpanjang PPKM Darurat yang berlaku di Pulau Jawa dan Bali.

Sementara enam hari berjalan masa pengetatan, Pemerintah Kota Balikpapan juga belum menemukan pelanggaran di wilayahnya.

"Sampai sekarang belum ada pelanggar di perusahaan, kita harap tidak ada yang melanggar sampai nanti," ucap Rahmad Masud. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved