Berita Nasional Terkini

BEREDAR Foto Setya Novanto Kuasai 2 HP di Penjara, Benar Milik Setnov tapi Ini Faktanya

Beredar foto Setya Novanto kuasai dua smartphone di penjara, benar milik Setnov tapi ini faktanya.

IST / Tribunnews.com
Beredar foto narapidana kasus korupsi Setya Novanto kuasai 2 handphone saat di penjara, simak penjelasan Kemenkumham. 

TRIBUNKALTIM.CO - Beredar foto narapidana kasus korupsi Setya Novanto kuasai dua handphone alias HP di penjara.

Handphone tersebut benar merupakan milik Setnov, sapaan akrab Setya Novanto.

Hal itu dibenarkan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia saat dikonfirmasi awak media.

Berikut penjelasan mengenai beredarnya foto mantan Ketua DPR Setya Novanto yang kedapatan membawa handphone.

Ternyata faktanya, gambar tersebut merupakan foto lama yang beredar kembali baru-baru ini.

Setnov diketahui telah menerima sanksi dan teguran, lantaran mengausai alat komunikasi di dalam penjara.

Selengkapnya ada dalam artikel ini.

Baca juga: Jadwal Sepakbola Olimpiade Tokyo, Juara Euro 2021 Italia tak Tampil, Brasil vs Jerman Jadi Sorotan

Dilansir Tribunnews.com dengan judul Beredar Foto Setya Novanto Bawa Handphone, Ditjenpas Kemenkumham: Itu Foto Tahun Lalu, dalam foto tersebut, Setnov yang sedang duduk mengenakan baju berkerah kelir biru.

Di hadapannya, nampak ada dua ponsel.

Terpidana kasus korupsi proyek e-KTP yang mendekam di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat itu tidak sendiri.

Dalam foto, terdapat pula sosok mantan Wali Kota Bandung Dada Rosada dan sejumlah pria lainnya.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjenpas Rika Aprianti menjelaskan, foto tersebut diambil saat perayaan Idul Adha tahun 2020.

"Itu foto tahun lalu, pas Idul Adha, pas hari raya qurban. Jadi itu bukan foto sekarang," kata Rika saat dikonfirmasi, Sabtu (17/7/2021).

Baca juga: Belajar Soal CPNS 2021 Lengkap Kunci Jawaban, Jelang Penutupan Pendaftaran Seleksi CASN di Kaltim

Sementara, Kepala Lapas Sukamiskin Elly Yuzar menambahkan, pihaknya sudah mengingatkan Setnov agar tak melakukan kembali hal tersebut sebab termasuk perbuatan melanggar.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved