Breaking News:

Kesehatan

Sering Alami Tindihan Saat Tidur? Bukan Diganggu Jin, Ini Penyebabnya

Sering mengalami tindihan saat tidur? Ternyata bukan karena diganggu jin. Simak penjelasannya

Editor: Rita Noor Shobah
Freepik
ILUSTRASI tidur terletang. Sering Alami Tindihan Saat Tidur? Bukan Diganggu Jin, Ini Penyebabnya 

Faktor-faktor yang telah dikaitkan dengan sleep paralysis antara lain:

* Narkolepsi

* Pola tidur tidak teratur, misalnya karena jet lag atau kerja shift

* Tidur telentang

* Riwayat keluarga

Sleep paralysis dapat menjadi gejala masalah medis, seperti depresi klinis, migrain, apnea tidur obstruktif, hipertensi, dan gangguan kecemasan.

Gejala

Tanda dan gejala dari sleep paralysis antara lain:

* Ketidakmampuan untuk menggerakkan tubuh saat tertidur atau saat bangun, berlangsung selama beberapa detik atau beberapa menit

* Secara sadar terjaga

* Tidak dapat berbicara selama episode

* Mengalami halusinasi dan sensasi yang menimbulkan rasa takut

* Merasakan tekanan di dada

* Mengalami kesulitan bernapas merasa seolah-olah kematian sudah dekat

* Berkeringat

* Mengalami sakit kepala, nyeri otot, dan paranoia Suara, sensasi, dan rangsangan lain yang tidak mengancam setiap hari yang biasanya diabaikan oleh otak menjadi signifikan secara tidak proporsional.

Baca juga: Anda Suka Makan Ikan, Ini Khasiat Mengkonsumsi Ikan Secara Teratur Bagi Kesehatan Tubuh

Penanganan

Tidak ada pengobatan khusus untuk sleep paralysis, tetapi manajemen stres, menjaga jadwal tidur yang teratur, dan mengamati kebiasaan tidur yang baik dapat mengurangi kemungkinan tersebut.

Strategi untuk meningkatkan kebersihan tidur meliputi:

* Menjaga waktu tidur dan waktu bangun tetap konsisten, bahkan pada hari libur dan akhir pekan

* Memastikan lingkungan tidur yang nyaman dengan tempat tidur dan pakaian tidur yang sesuai dan kamar tidur yang bersih, gelap, dan sejuk

* Mengurangi paparan cahaya di malam hari

* Mendapatkan paparan siang hari yang baik selama jam bangun

* Tidak bekerja atau belajar di kamar tidur

* Menghindari tidur siang setelah pukul 15:00

* Tidak makan malam yang berat, atau makan dalam waktu 2 jam sebelum tidur

* Tidak tidur dengan lampu atau televisi menyala

* Berpantang dari alkohol malam atau produk kafein

* Berolahraga setiap hari, tetapi tidak dalam waktu 2 jam sebelum tidur termasuk aktivitas menenangkan dalam ritual sebelum tidur, seperti membaca atau mendengarkan musik yang menenangkan

* Meninggalkan ponsel dan perangkat lain di luar kamar tidur

* Mengesampingkan elektronik setidaknya 1 jam sebelum tidur

Baca juga: Puasa Senin Kamis, Bacaan Niat Puasa Senin Kamis dan Manfaatnya Berpuasa Bagi Kesehatan Tubuh

Cara lain yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:

* Mengelola depresi atau gangguan kecemasan apa pun

* Mengurangi asupan stimulan

* Berlatih meditasi atau doa biasa

* Tidak tidur telentang

Memahami fisiologi tidur dan mekanisme sleep paralysis merupakan langkah penting untuk mengatasinya.

Stres yang berkelanjutan dan gangguan dalam siklus tidur dapat memiliki implikasi kesehatan yang serius. (*)

Seperti dilansir dari Kompas.com

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved