Breaking News:

Virus Corona di Balikpapan

Embarkasi Haji Balikpapan Mulai Alih Fungsi Jadi Rumah Sakit Darurat Covid-19

Embarkasi Haji Balikpapan perlahan beralih fungsi menjadi rumah sakit darurat untuk menanganai pasien Covid-19.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Embarkasi Haji Balikpapan perlahan beralih fungsi menjadi rumah sakit darurat untuk menanganai pasien Covid-19. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Embarkasi Haji Balikpapan perlahan beralih fungsi menjadi rumah sakit darurat untuk menanganai pasien Covid-19.

Sejumlah pasien positif yang tidak tertampung di rumah sakit rujukan mendapat perawatan di Embarkasi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty kepada awak media.

Sehingga, kini Embarkasi Haji Balikpapan tidak hanya digunakan untuk isolasi mandiri pasien Covid-19.

“Di sana sudah mulai dirawat pasien yang menggunakan oksigen sama pasien yang harus pakai infus tetapi tidak bisa masuk rumah sakit karena penuh,” katanya, Selasa (20/7/2021).

Baca juga: Pertamina RU Balikpapan Sumbang 20 Tabung Oksigen ke Satgas Covid-19

Dia menambahkan Embarkasi Haji memang sudah mulai dipersiapkan untuk menjadi rumah sakit darurat.

Berdasar data yang dihimpun, ada sekira 30 tempat tidur di Embarkasi Haji yang disiapkan untuk perawatan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Kemudian, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan juga sudah menambah lima tenaga dokter, salah satu dokter dari Wisma Atlet Jakarta.

"Mudah-mudahan dia punya ilmu yang bisa dibagi ke tim dokter lainnya di Balikpapan,” ucapnya.

Sementara itu, RSUD Beriman Balikpapan saat ini juga difokuskan untuk menangani pasien Covid-19.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Covid-19, Embarkasi Haji Balikpapan Bakal jadi Rumah Sakit Darurat

Apabila ada pasien non-Covid yang perlu mendapat perawatan inap, maka akan dirujuk ke rumah sakit lain.

“RSUD Beriman fokus menangani Covid-19. Tempat tidurnya sudah bertambah. Untuk di ruang isolasi yang tadinya 32 sudah jadi 54. IGD-nya juga ditambah jadi 18 tempat tidur,” tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved