Aplikasi
Fitur Baru WhatsApp, Anti-Intip dan Data di Cloud Storage Terlindungi
Aplikasi WhatsApp tengah menyiapkan fitur baru yang membuat data penggunanya lebih aman. Fitur baru WhatsApp ini melindungi data di cloud storage
TRIBUNKALTIM.CO - Saat ini, WhatsApp tengah menyiapkan fitur baru yang akan membuat data penggunanya lebih aman.
Aplikasi WhatsApp yang sangat populer saat ini telah membuat sistem keamanan dengan enkripsi data dari ujung ke ujung.
Enkripsi data WhatsApp dari ujung ke ujung atau end-to-end encryption (E2EE) yang tersedia di dalam platformnya ini melindungi pesan yang dikirimkan penggunanya.
Dengan adanya enkripsi data dari ujung ke ujung ini, maka secara sistem pesan yang dikirim akan terlindungi sampai pesan tersebut diterima, dan tidak dapat diintip oleh pihak ketiga manapun, termasuk WhatsApp.
Secara teori, enkripsi dari ujung ke ujung yang disediakan WhatsApp ini membuat pesan yang dikirim hanya dapat dilihat oleh pengirim dan penerima saja.
Namun, yang perlu diingat sistem keamanan yang dipakai WhatsApp ini hanya untuk perpesanan di dalam platformnya saja.
Sedangkan saat pesan apabila berisi data seperti foto, video atau teks lainnya dicadangkan di cloud storage atau penyimpanan awan seperti Google Drive atau iCloud, maka chat tersebut tidak lagi dilindungi enkripsi dari ujung ke ujung.
Ini adalah celah keamanan yang bisa saja dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab.
Baca juga: Pesan WhatsApp yang Telah Dihapus Ternyata Bisa Dilihat Lagi, Ini Cara Mudahnya
Celah keamanan ini dapat dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengintip isi pesan yang tersimpan di penyimpanan awan atau cloud storage.
Adanya celah keamanan ini juga disadari oleh WhatsApp.
Kini, WhatsApp pun menyiapkan fitur baru yang akan menguji coba sistem enkripsi dari ujung ke ujung untuk penyimpanan awan atau cloud storage.
Dikutip Tribunkaltim.co dari kompas.com, bocoran fitur itu diungkap oleh akun Twitter WABetaInfo yang kerap membisikkan bakal calon fitur WhatsApp.
Sementara waktu, uji coba ini baru tersedia untuk pengguna beta versi Android 2.21.15.5.

Opsi privasi WhatsApp
Melansir The Verge, Kamis (16/7/2021) untuk menyediakan lebih banyak opsi privasi bagi penggunanya, WhatsApp menambahkan opsi enkripsi backup cloud storage end-to-end pada aplikasi Android versi beta (2.21.15.5).
Dari laporan WABetaInfo, pengguna Android yang memiliki akses sebagai beta tester WhatsApp dapat mulai mengaktifkan opsi keamanan tersebut dengan memperbarui aplikasi.
Apabila penyimpanan Google Drive atau iCloud disusupi pihak ketiga, riwayat chat WhastApp yang tersimpan akan tetap aman.
Belum diketahui kapan WhatsApp akan menggulirkan fitur ini ke lebih banyak pengguna publik.

Terkunci rapat
Ketika pengguna WhatsApp mengaktifkan opsi enkripsi backup cloud storage end-to-end, maka riwayat chat dan media (foto, video, dokumen) yang dicadangkan di cloud storage diklaim akan terkunci rapat.
Sehingga tidak ada yang bisa mengakses data tersebut selain pengguna.
Password yang dipasang diklaim bersifat pribadi dan tidak akan dibagikan dengan WhatsApp, Google, Facebook, atau Apple, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Tech Spot, Selasa (20/7/2021).
Nantinya, pengguna akan diminta membuat password dari kombinasi huruf kecil dan angka.
Namun, pengguna yang mengaktifkan opsi tersebut perlu berhati-hati.
Sebab apabila pengguna lupa kode akses/64-digit kode pemulihan untuk mengakses backup tersebut, maka data yang dicadangkan akan terkunci selamanya.
WhatsApp bahkan tidak akan bisa membantu pengguna untuk memulihkan kembali akses ke data cadangan tersebut.
WhatsApp multi-perangkat
Sebelumnya, WhatsApp dikabarkan juga akan merilis fitur terbaru yang memungkinkan satu akun dapat terhubung ke beberapa perangkat sekaligus dan tidak bergantung pada ponsel dengan nomor telepon yang terdaftar.
Diberitakan Kompas.com, Sabtu (18/7/2021) fitur ini sangat dinantikan pengguna WhatsApp karena menjadikan aplikasi perpesanan ini mirip dengan media sosial yang bisa log in di perangkat mana saja.
Fitur dukungan multi-perangkat ini dapat diakses oleh pengguna WhatsApp versi Beta di Android/iOS dan WhatsApp Business versi Beta.
Jumlah perangkat yang bisa terhubung sekaligus mencapai empat perangkat, mulai dari smartphone, tablet, hingga laptop.

Bisa dipakai meski ponsel mati
Hal menarik lainnya dari fitur terbaru itu adalah, meski ponsel dengan nomor telepon yang terdaftar WhatsApp tidak terhubung dengan internet, fitur tersebut tetap bisa digunakan.
Misalnya, ketika ponsel pengguna mati karena baterai yang habis atau koneksi internet yang buruk, fitur tersebut masih bisa diakses.
Namun, pengguna masih harus menggunakan ponsel untuk memindai kode QR untuk menghubungkan satu akun WhatsApp ke beberapa perangkat sekaligus.
Sebenarnya, pengguna WhatsApp memang bisa menggunakan ponsel dan WhatsApp Web atau desktop secara bersamaan.
Akan tetapi, untuk mengggunakan WhatsApp Web atau desktop, WhatsApp harus terhubung dengan ponsel sebagai perangkat utama dengan akses internet yang aktif.
Baca juga: Cara Mudah Upload Video YouTube Jadi Status WhatsApp, Bisa Edit Langsung di Smartphone