Breaking News:

Virus Corona di Balikpapan

Antisipasi Unjuk Rasa Susulan, Polresta Balikpapan Bakal Rangkul Mahasiswa Tangani Pandemi Covid-19

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Turmudi, menyayangkan keputusan sejumlah mahasiswa di Kota Balikpapan, Provinsi kalimantan Timur.

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
UNJUK RASA - Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Turmudi, saat menyikapi para pengunjuk rasa di simpang Plaza Balikpapan pada Kamis (22/7/2021) siang. Para mahasiswa yang berunjuk rasa ini menyampaikan aspirasi mengenai penolakan PPKM selama pandemi Covid-19 di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.  TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Turmudi, menyayangkan keputusan sejumlah mahasiswa di Kota Balikpapan, Provinsi kalimantan Timur untuk melakukan unjuk rasa.

Seperti diketahui, sejumlah mahasiswa gabungan menggelar aksi unjuk rasa di simpang Plaza Balikpapan sekitar pukul 13.00 Wita, Kamis (22/7/2021).

Isu unjuk rasa yang dibawakan oleh mahasiswa tersebut adalah aspriasi penolakan PPKM di Kota Balikpapan. 

Menanggapi hal itu, Kapolresta Turmudi menilai, kerumunan akibat aksi tersebut akan menimbulkan penyebaran Covid-19 yang tentunya akan membahayakan diri mereka sendiri.

Baca juga: AMB Tuntut Pencabutan PPKM di Balikpapan, Dandim Kolonel Inf Faisal Rizal: tak Masuk Akal

Oleh karenanya, pihaknya terpaksa membubarkan kerumunan massa aksi tersebut demi alasan kondusifitas.

Sehingga atas pertimbangan keselamatan masyarakat Balikpapan dari penyebaran pandemi Covid-19.

"Kita melakukan upaya pembubaran," tutur Turmudi kepada TribunKaltim.co.

PANDEMI CORONA - Suasana unjuk rasa oleh Aliansi Mahasiswa Balikpapan (AMB) di simpang Plaza Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Balikpapan pukul 13.00 Wita pada Kamis (22/7/2021). Pengunjuk rasa menilai, pemberlakuan PPKM di Balikpapan justru mematikan ekonomi. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
PANDEMI CORONA - Suasana unjuk rasa oleh Aliansi Mahasiswa Balikpapan (AMB) di simpang Plaza Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Balikpapan pukul 13.00 Wita pada Kamis (22/7/2021). Pengunjuk rasa menilai, pemberlakuan PPKM di Balikpapan justru mematikan ekonomi. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

Lebih lanjut, Turmudi mengutarakan, memberikan solusi berupa ajakan aksi nyata sepanjang PPKM, sebagaimana yang menjadi tuntutan mereka.

Baca juga: Usai Unjuk Rasa Tolak PPKM di Balikpapan, 15 Mahasiswa Diamankan Polresta dan Tes Rapid Antigen

Kata Turmudi, pihaknya akan mengajak mahasiswa dalam hal kegiatan sosial seperti terlibat dalam vaksinasi massal hingga pembagian sembako.

"Itu upaya kami untuk merangkul mereka supaya sibuk dan punya kegiatan sosial yang bernilai terhadap pengendalian pandemi di Balikpapan," ujar Turmudi.

Sebab, dirinya sangat menyesalkan keputusan untuk berunjuk rasa yang berimbas pada kerumunan.

Kapolresta Turmudi mengaku khawatir penularannya menyasar mereka.

Baca juga: Mahasiswa Lintas Kampus di Balikpapan Berunjuk Rasa, Tolak PPKM

"Jadi cukup saja kegiatan-kegiatan yang tentunya kontraproduktif sekarang seperti kerumunan turun ke lapangan ini," pungkas Turmudi. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved