Mata Najwa

Mata Najwa Semalam, Pramono Agung Sebut Jokowi Bisa Saja Susul Menterinya Minta Maaf

Najwa Shihab kemudian bertanya kepada Pramono Anung, apakah Presiden Jokowi punya rencana untuk meminta maaf  kepada rakyat seperti menteri-menterinya

Youtube/Najwa Shihab
Tayangan Mata Najwa 21 juli 2021 menghadirkan nara sumber Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Dalam kesempatan tersebut Pramono Anung menyebut Presiden Jokowi bisa saja meminta maaf terkait penanganan Covid-19 

TRIBUNKALTIM.CO - Acara Mata Najwa yang tayang Rabu (21/7/2021) semalam menyuguhkan perekmbangan kasus Covid-19 di tanah air.

Mengangkat tema 'Harap Sabar Masih Darurat'  Najwa Shihab menghadirkan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Dalam wawancara secara virtual, Najwa Shihab menyinggung sikap sejumlah menteri yang meminta maaf karena belum optimalnya penaganan Covid-19 di Indonesia.

Najwa Shihab kemudian bertanya kepada Pramono Anung, apakah Presiden Jokowi punya rencana untuk meminta maaf  kepada rakyat seperti menteri-menterinya    

Melansir Tribun Wow.com dalam artikel berjudul  Jokowi akan Susul Menterinya Minta Maaf? Pramono Anung: Ringan-ringan Saja kalau Memang Waktunya , baru-baru ini sejumlah pejabat pemerintahan meminta maaf ke publik terkait penanganan pandemi Covid-19.

Permintaan maaf tersebut disampaikan karena mereka merasa belum bisa melakukan tugas penanganan dengan sempurna.

Baca juga: Di Mata Najwa, Ridwan Kamil Bongkar 3 Kategori Warga Soal Covid-19, Indonesia Kebanyakan Kelompok 2

Dilansir TribunWow.com, pejabat pusat yang telah meminta maaf di antaranya adalah Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Sementara kepala daerah yang juga meminta maaf di antaranya adalah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Melihat hal tersebut, Sekretaris Kabinet Pramono Anung memberikan tanggapan.

Menurutnya, itu adalah respons para pejabat karena merasa sudah berkerja maksimal.

"Kalau lihat siapapun yang minta maaf tadi, Pak Luhut, Pak Erick, Bu Khofifah, dan Pak Ridwan Kamil, menurut saya pejabat yang bekerja sungguh-sungguh bahwa belum bisa mewujudkan keinginan masyarakat, ya mereka menyampaikan permintaan maaf," kata Pramono di Mata Najwa, Rabu (21/7/2021).

Pramono mengatakan, Presiden Jokowi juga tidak akan keberatan bila memang harus meminta maaf kepada masyarakat.

Namun, pemerintah dalam hal ini Kepala Negara masih akan menyelesaikan tugasnya dengan sempurna.

"Bagi pemerintah dakan hal ini Pak Jokowi, adalah orang yang secara ringan-ringan saja kalau memang waktunya harus (minta maaf) bila apa yang dikerjakan belum sempurna," ungkap Pramono.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved