Breaking News:

Virus Corona di Kubar

Pemkab Kubar Beri Bantuan dan Pendampingan pada Bocah yang Kedua Orangtuanya Meninggal akibat Covid

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat tak tinggal diam jika ada warganya yang sangat membutuhkan bantuan.

Penulis: Zainul | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL MARSYAFI
Kadinkes Kubar, dr. Ritawati Sinaga bersama aparat mengunjungi kediaman Aldiano Dafa Raharjo (10), bocah yatim piatu yang terpapar Covid-19 di Linggang Purworejo RT.04, dan siapkan bantuan dan pendampingan. TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL MARSYAFI 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Pemerintah Kabupaten Kutai Barat tak tinggal diam jika ada warganya yang sangat membutuhkan bantuan.

Aldiano Dafa Raharjo (10), bocah yatim piatu yang terpapar Covid 19 di Kampung Linggang Purworejo RT. 04, Kecamatan Tering, mendapat bantuan dan pendampingan dari Pemkab Kutai Barat melalui Dinkes dan Dinsos serta Puskesmas Tering.

Kepala Dinas Kesehatan Kutai Barat, dr Ritawati Sinaga bersama pejabat terkait termasuk Puskesmas, Koramil, Polsek Tering dan aparat Kampung pada Rabu (22/7/2021) kemarin telah mengunjungi dan menyerahkan bantuan untuk Vino.

Menurut Kadinkes Ritawati Sinaga, Vino saat dikunjungi dalam keadaan baik dan sehat, memang hasil swab positif tetapi termasuk kategori orang tanpa gejala (OTG), maka itu harus isolasi mandiri di rumahnya,

"Dinkes melalui Puskesmas Tering tidak tinggal diam, akan terus mendampingi dari kesehatannya, vitamin sementara untuk bantuan ada Dinsos Kubar yang menyerahkan dan untuk psikologisnya Ustadz setempat," ujar Kandinkes Kubar, dr Ritawati Sinaga, Kamis (22/7/2021).

Baca juga: Kisah Pilu Bocah Yatim Piatu yang Hidup Sendiri, Kedua Orangtuanya Barusan Meninggal akibat Covid-19

Sekadar diketahui, Vino terpapar Covid-19 dari kedua orang tuanya yang telah meninggal beberapa hari yang lalu karena Covid-19

Lina Safitri (32), ibunya, meninggal dunia pada 19 Juli 2021.

Keesokan harinya, Kino Raharjo (31), sang ayah menyusul.

Sejak saat itu, Vino tinggal sendirian. 

Kino Raharjo dan Lina Sapitri merupakan perantau asal Sragen, Jawa Tengah.

Ayahnya bekerja sebagai penjual pentol bakso.

"Untuk penjagaan, ada pamannya yang menjaga setiap harinya yang dipantau oleh Puskesmas serta aparat kampung setempat, kalau malam paman Vino menjaga di teras rumah sambil menggelar tikar," katanya.

Baca juga: Banyak Tenaga Kesehatan di Kubar Terpapar Covid-19, Lima Puskemas Ditutup Sementara

 
Kadinkes juga terus mengingatkan masyarakat untuk tetap menjalani Prokes secara ketat, karena di Kubar sampai dengan Rabu (21/7/2021) yang terpapar Covid-19 berjumlah 5.222 orang, selesai Isoman 3.951 orang dan meninggal 93 orang.

"Mari tetap mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved