Breaking News:

Virus Corona di Bontang

Update Covid-19 Bontang, Kamis 22 Juli 2021, 63 Orang Dinyatakan Sembuh

penambahan orang terkonfirmasi positif hanya 19 kasus. Sementara, kasus harian yang dinyatakan sembuh sebanyak 63 orang.

Penulis: Ismail Usman | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Adi Permana, Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Bontang. TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Tren kasus harian Virus Corona di Bontang, kini mengalami penurunan.

Rilis terbaru Tim Satga Covid-19 Bontang, penambahan orang terkonfirmasi positif hanya 19 kasus. Sementara, kasus harian yang dinyatakan sembuh sebanyak 63 orang.

Jumlah kasus saat ini 1.676 orang. 1.467 kasus diantaranya menjalani isolasi mandiri, sedangkan 210 kasus lainnya dengan gejala berat kini menjalani isolasi mandiri.

"Ya, ada penurunan. Penambahan kasus kali ini jauh lebih rendah dibanding kasus sembuh," terang Adi Permana, Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Bontang, Kamis (22/07/2021).

Untuk jumlah kasus orang meninggal dunia akibat covid-19 juga bertambah sebanyak 3 jiwa. Kini total kasus kematian telah berjumlah 165 jiwa.

Baca juga: Tiga Pasien Positif Virus Delta Dinyatakan Sembuh, Diduga Terpapar Pekerja Luar Bontang

Sementara untuk peta wilayah Covid-19, seluruh kelurahan di Bontang masih ditetapkan berstatus zona merah.

"15 kelurahan merah semua. Termasuk wilayah luar Bontang juga zona merah," tutur Adi.

Saat ini, kata Adi, berdasarkan pemeriksaan dengan metode whole genom sequencing (WGS), dari 33 spesimen sampel swab terpilih, ada tiga sampel yang dinyatakan terkonfirmasi virus varian Delta.                                                                                                                                  
Sehingga yang diperlukan seluruh pihak agar lebih fokus kembali pada upaya pencegahan, menekan penularan.

Tugas masyarakat sebagai garda terdepan pencegahan Covid-19 yakni tetap disiplin protokol Kesehatan 5M, segala mobilitas dan interaksi harus dibatasi, sukseskan program vaksinasi, serta perkuat sistem imun dengan cara menjaga pola hidup.

"Jadi tugas pemerintah, menguatkan upaya 3T (Testing, Tracing, Treatment). Serta percepatan cakupan vaksinasi, peningkatan disiplin masyarakat, dan memberantas hoax," pungkas Adi. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved