Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

WNI dari Malaysia Dipulangkan ke Tanah Air, BP2MI Nunukan Sebut Kebijakan Negara Tetangga

Puluhan WNI dipulangkan dari Malaysia kembali ke tanah air, melalui Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (22/07/2021), sore.

Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIANUS FELIS
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Nunukan, Kombes Pol Hotma Victor Sihombing saat memberikan arahan kepada 50 WNI yang tiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Kamis (22/07/2021), sore. TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIANUS FELIS 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Puluhan WNI dipulangkan dari Malaysia kembali ke tanah air, melalui Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (22/07/2021), sore.

Menurut Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia atau BP2MI Nunukan, Kombes Pol Hotma Victor Sihombing, pihaknya saat ini sedang melakukan pendalaman terhadap 50 WNI yang tiba di Pelabuhan Tunon Taka, kemarin.

"Dari 50 WNI itu, 17 di antaranya berjenis kelamin perempuan, dan 33 lainnya merupakan laki-laki. Ada dua orang anak juga. Tapi kami masih dalami apakah mereka PMI atau WNI stranded," ujar Hotma.

"Kalau PMI kebanyakan mereka yang sudah habis kontrak kerjanya dan ingin kembali ke kampung halamannya. Kalau WNI stranded, mereka melancong bertemu dengan keluarga di Malaysia, dan waktu mau pulang tidak bisa karena Malaysia lockdown," kata Hotma Victor Sihombing kepada TribunKaltara.com, Jumat (23/07/2021), sore.

Baca juga: BP2MI Nunukan Sesalkan Satgas Covid-19 Kurang Perhatikan Pasien Pekerja Migran Indonesia

Hotma Viktor mengatakan, 50 WNI tersebut telah menjalani pemeriksaan swab PCR oleh petugas kesehatan pelabuhan dibantu oleh Dinas Kesehatan Nunukan.

Saat ini, 50 WNI tersebut sedang menjalani karantina selama 8 hari di Rusunawa Nunukan.

"Mereka (50 WNI) itu sudah diswab PCR kemarin. Saat ini mereka karantina 8 hari di Rusunawa Nunukan. Begitu hasil swab PCR keluar nanti, untuk yang negatif akan dilakukan vaksinasi Covid-19," ujar Hotma.

"Sementara yang positif kami serahkan kepada Satgas Covid-19. Nanti begitu selesai karantina, kami swab PCR sekali lagi, yang negatif Covid-19 akan kami pulangkan kembali ke kampung halaman," ucapnya.

Lebih lanjut disampaikan, sebagian besar WNI tersebut berasal dari Sulawesi Selatan.

Sementara itu, mengenai biaya konsumsi selama karantina menjadi tanggungjawab Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved