Liga 1
Persib Bandung Tengah Alami Masa Sulit, Robert Rene Alberts Khawatir Nasib 3 Pemainnya
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts bahkan belum mengetahui rencan timnya ke depan.
TRIBUNKALTIM.CO - Ketidakpastian kapan kompetisi Liga 1 2021 bergulir, membuat kegamangan di sejumlah klub peserta.
Salah satunya seperti yang dialami oleh Persib Bandung.
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts bahkan belum mengetahui rencan timnya ke depan.
Mengingat hingga saat ini belum ada kepastian kompetisi.
Di tengah kondisi tidak menentu pelatih Persib Bandung, Robert Alberts akan kumpulkan seluruh skuad Pangeran Biru ketika waktunya telah tiba.
Akan tetapi Robert belum menentukan kapan kepastian pemanggilan skuad Persib Bandung.
Baca juga: Prediksi Formasi Persib Bandung, 3 Penyerang Menakutkan di Lini Depan
Alasan utamanya, karena pelatih Persib Bandung itu belum mendapat kepastian kapan kompetisi Liga 1 2021 bergulir.
Melansir Tribun Wow.com dalam artikel berjudul Kondisi Tak Menentu, Robert Alberts akan Panggil Seluruh Skuad Persib Bandung, Ini Alasannya Nantinya setelah Persib Bandung mendapat tanggal pasti kompetisi bergulir, Robert langsung mengumpulkan seluruh pemain Pangeran Biru di Bandung.
Pemanggilan itu dilakukan Robert untuk kembali menggembleng fisik skuad Persib Bandung menghadapi Liga 1 2021.
"Tentunya kami akan memanggil seluruh pemain untuk kembali ketika kami tahu kapan secara pasti kami bisa mulai (latihan)," kata Robert Alberts, Jumat (23/7/2021) dilansir TribunJabar.id.
Perlu diketahui saat ini Persib Bandung tengah mengalami masa-masa sulit.
Bagaimana tidak, Robert Alberts harus meyakinkan pemain Persib Bandung tetap berlatih di tengah penundaan kompetisi Liga 1 2021.
Sebelumnya Persib Bandung meliburkan latihan bersama karena pemerintah menerapkan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3-20 Juli.
Bahkan beberapa pemain diketahui memanfaatkan momen itu untuk pulang ke kampung halaman.
Terdapat tiga pemain yang diketahui kembali ke negara asalnya, yakni Geoffrey Castillion (Belanda), Mohammed Rashid (Palestina), dan Marc Klok (Belanda).
Semenjak Covid-19 melanda dunia perjalanan keluar masuk sebuah negara diperketat.
Sehingga untuk melakukan perjalanan dari Indonesia ke luar negeri atau sebaliknya diperlukan surat bebas vaksin atau negatif corona.
Sebagai pelatih Persib Bandung, Robert ikut mengkhawatirkan tiga nasib pemainnya yang ada di luar negeri, sebab ia tak ingin membuat mereka kecewa.
Ditakutkan ketika mereka sudah pulang ke Bandung, tiba-tiba kompetisi kembali ditunda.
Sehingga ia menunggu kapan tanggal pasti kompetisi akan bergulir.
"Seperti yang diketahui, kamu hanya bisa melakukan perjalanan dengan menggunakan pesawat dan harus memenuhi kategori tertentu agar diizinkan untuk bisa bepergian. Jadi untuk semua ini, kami harus mendapat jawaban yang pasti dalam menggelar latihan," tambahnya.
Baca juga: Mantan Striker Timnas Yunani Tolak Tawaran Main Bersama Klub Liga 1, Sebut Persija dan Persib
Sebelumnya pemerintah memperpanjang masa PPKM hingga Minggu (25/7/2021).
Oleh karena itu Robert ikut memperpanjang libur latihan bersama skuad Persib Bandung.
Diperpanjangnya PPKM membuat Robert kebingungan.
Sebab ia tak mengetahui apakah Warga Negara Asing (WNA) yang datang ke Indonesia harus menjalani masa karantina selama lima hari atau tidak.
"Bagaimana syarat untuk melakukan perjalanan, lalu pemain yang datang dari luar negeri bagaimana persyaratan karantinanya, apakah tetap lima hari, bisa kurang atau lebih, itu semua belum kami ketahui," ucapnya.
Selama libur ini bahkan Robert tak mengetahui kondisi fisik mereka seperti apa.
Ketika ia telah mengumpulkan skuad Persib Bandung, baru diketahui kondisi fisik mereka masing-masing.
"Baru setelah itu, kami memanggil para pemain dan mereka akan tiba dengan kondisi yang hingga kini kami belum tahu bagaimana," tuntasnya.
Robert Tak Mau Buru-buru Susun Strategi Skuad Persib Bandung
Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts tak mau terburu-buru susun ulang strategi skuad Pangeran Biru untuk hadapi Liga 1 2021.
Apa yang dilakukan pelatih Persib Bandung itu bukan tanpa alasan.
Sejatinya, Sabtu (10/7/2021) lalu, Persib Bandung menghadapi Barito Putera pada laga perdana di Liga 1 2021.
Bahkan Robert telah menyusun strategi untuk skuad Persib Bandung arungi Liga 1 2021.
Akan tetapi, Liga 1 2021 ternyata ditunda.
Sebelumnya keputusan Liga 1 ditunda diumumkan langsung oleh Sekjen PSSI, Yunus Nusi dalam konferensi pers virtual yang juga dihadiri Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) Sudjarno, Selasa (29/6/2021).
Alasan penundaan, karena PSSI mendapat surat permintaan penundaan kompetisi dari Satgas Covid-19.
Tak mau mengalami nasib yang sama, Robert menunda untuk menyusun strategi baru skuad Persib Bandung.
Robert menilai menyusun strategi itu tidaklah mudah, karena ketika kompetisi kembali ditunda maka ia harus membuat rencana baru kembali.
Pelatih asal Belanda itu tak mau terbuai janji manis lagi.
"Itu tidak mudah karena kami harus membuat rencana baru dan ketika rencana baru itu diterapkan, janji yang diberikan pada kami tidak dipenuhi lagi," kata Robert Alberts, Jumat (23/7/2021) dilansir Republik Bobotoh.
Penundaan itu membuat manajemen, oficial, pemain, staff Persib Bandung kecewa, sebab mereka menggantungkan diri dari bergulirnya kompetisi.
"Kami adalah salah satu yang menderita, kami adalah yang terus mencoba optimis ketika masuk ke lapangan. Manajemen pun terus mencoba optimis dan meyakinkan para sponsor," tuntasnya.
Sebelumnya Direktur Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahjono angkat suara terkait penundaan Liga 1 2021.
Menurut Teddy Tjahjono, penundaan Liga 1 2021 itu akan mengganggu rencana Persib Bandung menuju kompetisi.
Banyak dampak yang dirasakan Persib Bandung, imbas dari penundaan Liga 1 2021.
Salah satu dampak adalah program latihan yang telah disusun sedemikian rupa oleh pelatih untuk skuad Persib Bandung.
"Dampaknya banyak banget. Ya, banyak lah, mulai dari persiapan tim. Ya pasti programnya berubah semua," ujar Teddy dilansir oleh TribunJabar.id.
Baca juga: Gelandang Persib Bandung Mohammed Rashid Pulang ke Palestina, Bobotoh Tulis ini di Instagramnya
Selain hal teknis, Teddy mengungkapkan, Persib sebagai sebuah klub profesional harus bisa mengomunikasikan penundaan ini dengan para sponsor.
Dengan ditundanya kompetisi, Teddy akan berkomunikasi lebih lanjut untuk melakukan negosiasi pada sponsor yang telah menggelontorkan dananya ke Persib Bandung. (*)