Breaking News:

Virus Corona

SEDERET FAKTA Pasien Covid-19 Disiksa Pakai Kayu dan Bambu, Tangan Diikat di Gubuk Tanpa Listrik

Sederet fakta pasien Covid-19 disiksa pakai kayu dan bambu, sempat diasingkan warga kampung di gubuk tanpa listrik.

Editor: Muhammad Fachri Ramadhani
Tangkap Layar / Tribunnews.com / Tribunmedan.com
Pasien Covid-19 disiksa warga kampung di Toba. Sederet fakta pasien Covid-19 disiksa pakai kayu dan bambu, sempat diasingkan warga kampung di gubuk tanpa listrik. 

TRIBUNKALTIM.CO - Sederet fakta pasien Covid-19 disiksa pakai kayu dan bambu di Desa Pardumuan, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba.

Penolakan muncul dari warga kampung, hingga mereka sempat mengasingkan pasien Covid-19 bernama Salamat Sianipar (45) di gubuk tanpa listrik.

Penyiksaan diperoleh Salamat dari warga kampung lantaran berupaya kabur dari tempat isolasi.

Selain itu Salamat dengan sengaja menularkan virus yang diduga menjangkiti tubuhnya kepada warga setempat.

Salamat yang diduga stres dan depresi diketahui meludahi tangannya lalu berusaha menyentuh warga kampung.

Hal itu menyulut kemarahan warga, hingga akhirnya berujung pada penyiksaan kepada pasien Covid-19 itu.

Informasi selengkapnya ada dalam artikel ini.

Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang atau Dilonggarkan? Cek Data Kasus Covid-19 Sepekan Terakhir dan Rekor Baru

Baca juga: Eko Yuli Irawan Gagal Kunci Emas Pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2021, Simak Penyebabnya

Dilansir Tribunnews.com dalam artikel berjudul Fakta Pasien Covid-19 Disiksa hingga Diseret di Jalan, Sempat Meludahi Tangan Lalu Dekati Warga,  fakta-fakta beredarnya video penganiayaan terhadap seorang pasien Covid-19 di Toba semakin terungkap.

Pasien tersebut disiksa hingga diseret di jalan kampung.

Ia ternyata sempat meludahi tangan lalu coba mendekati warga.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved