Kamis, 30 April 2026

Travel

Berikut ini 5 Tanaman Paling Berbahaya dan Sangat Mematikan di Dunia, Ada Water Hemlock

Berikut ini 5 tanaman paling berbahaya dan Sangat Mematikan di Dunia, Ada Water Hemlock

Tayang:
Editor: Nur Pratama
Ian Alexander, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons
Water Hemlock 

TRIBUNKALTIM.CO - Berikut ini 5 tanaman paling berbahaya dan Sangat Mematikan di Dunia, Ada Water Hemlock

Sekilas, tanaman yang ada dalam daftar ini tampak unik dan cantik.

Namun tahukah kamu, di balik keindahan yang terlihat dalam tanaman ini, tersimpan racun yang mematikan.

Dari Pohon Manchineel hingga Gympie-Gympie.

Dilansir TribunTravel dari laman unbelievable-facts, berikut 5 tanaman paling berbahaya dan mematikan di dunia.

Baca juga: Ini Tanaman Hebat yang Dapat Membuat Tidurmu Nyenyak, Bisa Anda Taruh di Kamar

1. Pohon Manchineel

Ditemukan di Amerika Tengah, Karibia, dan Florida Everglades, Manchineel adalah satu tanaman yang sangat berbahaya bila dimakan, disentuh, atau bahkan dihirup dalam waktu lama.

Tanaman ini tumbuh di lingkungan yang sama dengan bakau, sehingga kamu sering melihatnya di dekat pantai.

Manchineel adalah satu tanaman paling mematikan di dunia yang dapat menyebabkan lecet meski hanya berdiri di bawahnya saat hujan.

Makan buah, menyentuh batang, atau bahkan bernapas di dekat pohon Manchineel bisa sangat berbahaya bagi kesehatan.

Karena alasan ini, Manchineel disebut dalam bahasa Spanyol sebagai la manzanilla de la muerte yang berarti "apel kecil kematian".

Tanaman Manchineel adalah satu dari 10 tanaman paling berbahaya di dunia dan mengandung getah putih susu yang dapat mengiritasi kulit, menyebabkan ruam, kehilangan suara, batuk, dll.

Jika tertelan, buah Manchineel dapat menyebabkan tenggorokan membengkak dan melepuh.

Asap yang dihasilkan setelah membakar Manchineel dapat merusak mata.

2. Gympie-Gympie

Tanaman berbahaya lainnya adalah gympie-gympie, juga disebut penyengat gympie.

Gympie-gympie adalah satu tanaman paling mematikan di dunia yang dapat menyebabkan manusia melakukan bunuh diri.

Sedikit sentuhan daunnya saja sudah cukup untuk memberikan rasa sakit yang tak tertahankan yang terasa seperti seseorang telah melemparkan asam panas dan menyetrumnya pada saat yang bersamaan.

Rasa sakitnya yang luar biasa bahkan bisa sampai memaksa sejumlah besar orang untuk melakukan bunuh diri.

Tidak ada penawarnya, dan butuh berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun untuk menyembuhkan rasa sakit yang tak terbayangkan ini.

Kamu dapat menemukannya di hutan hujan timur laut Australia dan beberapa wilayah di Indonesia.

Racun yang sangat menyakitkan dikeluarkan dari filamen kecil berbulu yang ada di daun, batang, dan buah-buahan yang tampak menggugah selera.

Ujung setiap filamen berisi bola kecil yang diisi dengan neurotoksin, yang pecah dan menempel di kulit, menyebabkan rasa sakit yang tak tertahankan.

Seorang mantan prajurit Australia, Cyril Bromley, menceritakan pengalamannya dengan pohon sengat saat menjalani pelatihan militer dalam Perang Dunia II.

Dia mengatakan bahwa dia menghabiskan tiga minggu di rumah sakit dan menjalani banyak perawatan yang gagal.

Namun, dia tetap bertahan.

Bromley mengenal seorang petugas yang menembak dirinya sendiri hingga mati setelah menggunakan daun Gympie-Gympie sebagai tisu toilet.

3. Tanaman Parsnip Liar

Parsnip liar, juga dikenal sebagai “poison parsnip”, adalah anggota dari keluarga wortel/peterseli.

Tanaman Parsnip Liar sebenarnya berasal dari Eropa dan Asia tetapi dibawa ke Amerika Utara oleh pemukim Eropa.

Tanaman Parsnip Liar memiliki getah berbahaya yang mengandung bahan kimia yang dikenal sebagai "furanocoumarins."

Bahan kimia ini dapat merusak kulit, membuatnya rentan terhadap radiasi ultraviolet.

Merusak tanaman dapat melepaskan getah yang dapat menyebabkan luka bakar dan lecet serius dalam waktu 24 hingga 48 jam saat korban terkena sinar matahari.

4. Nerium Oleander

Setiap bagian dari tanaman ini penuh dengan racun.

Dua bahan kimia paling mematikan yang dilepaskannya termasuk oleandrin dan nerine.

Racun tanaman ini sangat berbahaya sehingga mengkonsumsi madu yang dibuat oleh lebah yang telah menelan Nerium oleander dapat menyebabkan kematian.

Selain memiliki sifat mematikan, Nerium Oleander terkadang digunakan untuk keperluan dekoratif.

Aroma tanaman ini sangat menarik, namun kebanyakan hewan menjauhinya.

Nerium Oleander sering digunakan di lokasi konstruksi untuk mencegah erosi.

Nerium Oleander adalah satu tanaman paling mematikan di dunia yang dapat meracuni hewan dan juga manusia.

Jika tertelan, daun oleander dapat menyebabkan kematian seseorang.

Meskipun racun tetap mematikan selama 24 jam pertama, peluang bertahan hidup meningkat secara signifikan jika orang tersebut bertahan selama beberapa jam setelah mengonsumsi.

Untuk mengurangi toksisitas atau mengobati pasien, orang tersebut diharuskan untuk muntah, perut mereka dipompa, atau mereka diberi makan arang aktif untuk menyerap racun sebanyak mungkin.

5. Water Hemlock

Tanaman ini mengandung racun mematikan yang disebut "cicutoxin", yang banyak terdapat di akarnya.

Dalam kebanyakan kasus, akar putih tanaman disalahartikan sebagai ubi.

Cicutoxin yang ada di tanaman menyebabkan kejang yang menyakitkan, muntah, tremor otot, mual, dan kram.

Mereka yang selamat dari racun mengembangkan kondisi kesehatan jangka panjang, seperti amnesia.

Artikel ini telah tayang di TribunTravel.com dengan judul 5 Tanaman Paling Berbahaya dan Mematikan di Dunia, Ada yang Tumbuh di Indonesia, 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved