Breaking News:

Virus Corona di Kutim

Stok Oksigen Aman di Kutim, Kendalanya Suplai Bahan Baku Liquid Bergantung Perusahaan Gas di Bontang

Ketersediaan oksigen di Kabupaten Kutai Timur untuk memenuhi kebutuhan pasien Covid-19 memang masih terbilang aman.

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO
Dandim 0909 Sangatta, Letkol Czi Pabate ingin memastikan ketersediaan bahan baku liquid oksigen di perusahaan produsen dapat terpenuhi untuk berbagai daerah. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Ketersediaan oksigen di Kabupaten Kutai Timur untuk memenuhi kebutuhan pasien Covid-19 memang masih terbilang aman.

Namun, Satgas Penanganan Covid-19 Kutai Timur terus mendorong berbagai upaya agar pasokan dapat terus tercukupi seiring peningkatan penularan Virus Corona yang terus te

Komandan komando Distrik Militer (Dandim) 0909 Sangatta, Letkol CZI Pabate mengutarakan kebutuhan terhadap pasokan oksigen yang terjadi di wilayahnya.

"Masalah ketersediaan oksigen di rumah sakit. Jadi sekarang ini oksigen adalah hal yang sangat vital di rumah sakit. Kalau oksigen tidak ada, pasti pasien ini akan kesulitan menjalani pengobatan," ujarnya saat konferensi video bersama Danrem 0901/ASN, Minggu (25/7/2021).

Kabupaten Kutai Timur tidak bermasalah mengenai ketersediaan oksigen, tetapi kendala yang dihadapi adalah suplai bahan baku liquid yang masih bergantung dari perusahaan gas di Kota Bontang.

Baca juga: Ketua DPRD Berau Tawarkan Rumah Dinasnya agar Digunakan untuk Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Bergantungnya Kutai Timur terhadap ketersediaan bahan baku di kota tetangga ini yang memunculkan kekhawatiran apakah ketersediaannya senantiasa aman.

Hal tersebut untuk mengantisipasi apabila Kutai Timur tiba-tiba membutuhkan bahan baku dengan jumlah lebih banyak untuk mencukupi keterediaan oksigen di Berau.

"Kendala yang dihadapi adalah suplai bahan baku liquid oksigen yang disediakan oleh perusahaan gas di Bontang. Mohon izin, kami sudah koordinasi dengan jajaran Bontang supaya suplai ini bisa berjalan dengan baik," ujarnya.

Letkol CZI Pabate mengaku bahwa terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki dalam pendistribusian bahan baku tersebut dari pabrik produksinya ke Kutai Timur.

Maka itu, ia meminta agar adanya jalinan informasi yang disediakan dari produsen ke berbagai wilayah untuk memastikan persediaan bahan baku tersebut dapat terpenuhi.

Baca juga: Satgas Covid-19 Kutim Akan Latihan Pemulasaraan di Setiap Desa, Jenazah Bisa Dimakamkan di Mana Saja

"Kami mohon juga pemanfaatan memberikan informasi kepada perusahaan tersebut, supaya bisa memenuhi seluruh kebutuhan yang ada di berbagai wilayah," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved