Kamis, 16 April 2026

Virus Corona di Kaltara

Antisipasi Kelangkaan Oksigen, Dinkes Kaltara Lakukan Pendataan ke Tiap Rumah Sakit

Pihak Dinkes Kaltara mengambil beberapa langkah guna mengantisipasi kelangkaan oksigen untuk kebutuhan rumah sakit.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi |
TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAMI FAWDI
Kepala Dinkes Kaltara, Usman. Ia mengakui jika dalam beberapa hari yang lalu sempat terjadi kesulitan pencarian oksigen di wilayah Kota Tarakan. TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pihak Dinkes Kaltara mengambil beberapa langkah guna mengantisipasi kelangkaan oksigen untuk kebutuhan rumah sakit.

Kepala Dinkes Kaltara Usman mengakui bila dalam beberapa hari yang lalu sempat terjadi kesulitan pencarian oksigen di wilayah Kota Tarakan.

Namun, pihaknya memastikan hingga saat ini ketersediaan oksigen di Kaltara masih aman.

"Memang betul ada kesulitan, tapi tidak kosong, jadi masih ada," ujar Kepala Dinkes Kaltara, Usman, Rabu (28/7/2021).

Usman mengatakan, pihaknya kini tengah mendata kebutuhan oksigen yang ada di setiap rumah sakit di Kabupaten/Kota di Kaltara.

Baca juga: Menko PMK Muhadjir Effendy Sebut Kaltim dan Kaltara Defisit Oksigen 12 Ton per Hari

Apabila nantinya telah mendapatkan data rill dari tiap rumah sakit, pihaknya akan menyampaikan kebutuhan oksigen tersebut kepada Kemenkes RI.

"Sekarang kami sedang mendata berapa kebutuhan dan ketersediaan oksigen di kabupaten/kota," katanya.

"Walaupun sebenarnya sudah ada aplikasinya di RS Online, kami segera mendata mereka, untuk nanti kami komunikasikan ke Kemenkes," tuturnya.

Sementara itu pihak RSUD Soemarno Sastroatmodjo Tanjung Selor mengatakan, pada saat ini ketersediaan oksigen di rumah sakit masih aman.

Kabid Pelayanan Medik RSUD Soemarno Sastroatmodjo, dr Widyawati Agustini mengungkapkan, ketersediaan 100 tabung oksigen untuk perawatan 37 pasien Covid-19 yang dirawat di ruang isolasi masih mencukupi.

"Hari ini total tempat tidur kita 44, tempat tidur yang terpakai ada 37," kata dr. Widyawati Agustini.

Baca juga: Pasien Isolasi Mandiri di Berau, Banyak Meminta Bantuan Oksigen kepada Dinas Kesehatan

Pihaknya juga terus menjalin komunikasi intens dengan pemasok oksigen, apabila nantinya membutuhkan tambahan pasokan.

"Insya Allah sampai saat ini aman saja, karena dikelola dengan baik sebelum habis," tuturnya.

"Dan kami juga sudah komunikasi dengan pihak penyedia, semoga tidak ada kendala di penyedia dan sejauh ini aman saja," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved