Breaking News:

Virus Corona di Nunukan

Awasi dan Pantau Warga Isoman, Bupati Nunukan Minta Camat Pasang Stiker di Depan Rumah Pasien

Bupati Nunukan Asmin Laura meminta camat membuat stiker sebagai penanda warga yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman).

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTARA.COM/FEBRIANUS FELIS
Stiker penanda yang dipasang di depan rumah pasien Isoman, Jalan Kampung Timur, Rt 031, Kelurahan Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan. TRIBUNKALTARA.COM/FEBRIANUS FELIS 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Bupati Nunukan Asmin Laura meminta camat membuat stiker sebagai penanda warga yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman).

Menurut Asmin Laura, hal itu dilakukan dalam rangka mempermudah tim Satgas Covid-19 Nunukan dalam melakukan pengawasan dan pemantauan bagi masyarakat yang melaksanakan Isoman di rumah.

"Iya. Kita beri tanda di setiap rumah, agar tim Satgas Covid-19 bisa awasi dan terus pantau pasien yang sedang Isoman. Setiap kelurahan beda warna stikernya, jadi masin-masing punya inovasi," kata Asmin Laura kepada TribunKaltara.com, melalui telepon seluler, Rabu (28/7/2021).

Untuk contoh stiker seperti yang telah dimuat di dalam lampiran surat Bupati Nunukan nomor 183/130/Setda-Humpro/VII/2021 perihal pemberian tanda pada rumah Isoman.

Dia mengaku, banyak keluhan dari masyarakat, lantaran pasien yang sedang menjalani Isoman justru keluyuran di luar rumah.

Baca juga: Nunukan Wajib Berlakukan PPKM Level IV, Begini Reaksi Bupati Asmin Laura

"Kami minta peran camat, utamanya RT untuk melakukan pemantauan terhadap pasien Isoman. Pasien yang sedang Isoman mohon untuk taat Prokes. Sehingga bersama bisa memutus mata rantai penyebaran Virus Corona," ucapnya.

Orang nomor satu di Nunukan itu juga membeberkan, akan ada bantuan sembako bagi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Rencananya ada bantuan sembako untuk warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Kami lagi tunggu anggarannya masuk," ujarnya.

Sekadar diketahui, jumlah terkonfirmasi Covid-19 Kabupaten Nunukan hingga Rabu (28/7/2021) sebanyak 3.200 kasus.

Adapun rincian kasus sebagai berikut:

- Sebanyak 1.131 pasien sedang dirawat

- Sebanyak 2.019 pasien dinyatakan sembuh.

- Sebanyak 50 pasien meninggal dunia.

- Suspek yang dipantau 819 orang.

- Kontak erat yang dipantau 102 orang. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved