Minggu, 26 April 2026

MotoGP

Jadwal Terbaru Siaran Langsung Paruh Kedua MotoGP 2021, Fabio Quartararo Dihantui Kenangan Buruk

Simak jadwal terbaru siaran langsung paruh kedua MotoGP 2021, Fabio Quartararo dihantui kenangan buruk

Editor: Rafan Arif Dwinanto
Vincent Jannink / ANP / AFP
Pembalap Yamaha Spanyol Maverick Vinales (SPA) mengemudikan motornya saat latihan ketiga jelang kualifikasi MotoGP Belanda di sirkuit TT Assen. Jelang MotoGP Styria 2021, Fabio Quartararo dihantui kenangan buruk 

TRIBUNKALTIM.CO - Simak jadwal terbaru siaran langsung paruh kedua MotoGP 2021.

Sementara itu, pebalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo dihantui kenangan buruk jelang balapan di Red Bull Rings, Austria.

Sekadar informasi, MotoGP Styria 2021 akan menjadi pembuka paruh kedua MotoGP 2021.

Di akhir-akhir paruh pertama, pebalap Repsol Honda Marc Marquez perlahan menemukan performa terbaiknya.

Sementara itu, pebalap kawakan Valentino Rossi belum berhasil meraih hasil bagus sepanjang putaran pertama MotoGP 2021.

Menarik dinantikan bagaimana kiprah Marc Marquez dan Valentino Rossi pada paruh kedua MotoGP 2021.

Baca juga: Jadwal MotoGP 2021 Terbaru: Live Streaming Latihan Bebas, Kualifikasi & Race GP Styria, Link UseeTV

Saat ini, Fabio Quartararo masih memimpin pucuk klasemen MotoGP 2021.

Dilansir dari Banjarmasin Post dalam artikel berjudul Kenangan Buruk Quartararo Jelang Balapan MotoGP 2021 di Sirkuit Austria, Fokus Masalah Pengereman, pebalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo memiliki kenangan buruk di Sirkuit Red Bull Rings, Austria.

Balapan MotoGP Styria 2021 akan digelar pada 8 Agustus 2021 mendatang di Austria.

MotoGP Styria 2021 akan kembali disiarkan langsung lewat siaran langsung TV & Live Streaming Trans7 pada Minggu, 8 Agustus 2021 malam.

Selama kurang lebih lebih satu bulan setelah gelaran GP Belanda, para pebalap akan libur mengaspal dan akan kembali ke lintasan pada MotoGP Styria 2021 di Sirkuit Red Bull Rings, Austria mendatang.

Balapan di Red Bull Ring yang dimulai kembali tahun lalu adalah salah satu yang terberat bagi Yamaha dalam hal perolehan poin.

Pemimpin kejuaraan dunia saat ini Fabio Quartararo, saat itu dia di Petronas Yamaha hanya berada di urutan kedelapan dan ke-13 dalam balapan musim lalu.

Valentino Rossi adalah yang terbaik dari di kedua balapan itu setelah kecelakaan besar sebelumnya yang melibatkan Franco Morbidelli dan Johann Zarco.

Maverick Vinales, rekan setimnya mengalami kegagalan rem saat balapan musim lalu.

Tapi pebalap Prancis itu, yang juga berjuang dengan masalah pengereman sepanjang balapan, yakin akan performa yang jauh lebih kuat akhir pekan depan di Sirkuit Austria.

"Sejujurnya, Austria adalah trek yang tahun lalu menjadi bencana bagi kami, tetapi saya pikir lebih karena semua masalah yang kami alami tahun lalu adalah pengereman," kata Quartararo, dilansir dari Crash, Rabu, (28/7/2021).

Quartararo saat ini masih memimpin 34 poin diposisi teratas setelah menang empat kali dari sembilan balapan pembukanya sebagai pembalap pabrikan Monster Yamaha.

“Bagi saya, motor telah banyak berkembang di area pengereman. Perangkat holeshot kami juga bekerja lebih baik. Elektronik juga, jadi saya pikir Austria bukan trek yang buruk bagi kami," tegasnya.

Dia akan berpikir optimis bahwa balapan akan berjalan dengan baik di sirkuit Austria.

“Tentu saja, kami kehilangan kecepatan tertinggi, tetapi pada 2019 saya bisa finis di podium. Maverick dan Vale finis di urutan ke-4 dan ke-5. Jadi itu bukan trek yang buruk untuk Yamaha, hanya saja bukan trek yang paling mudah," lanjutnya

Kekuatan penuh dan zona pengereman keras yang menjadi ciri trek Austria secara tradisional dimainkan oleh Ducati, yang memenangkan lima balapan berturut-turut dari 2016-2020.

Pabrikan lokal KTM mengakhiri balapan itu ketika pertarungan tikungan terakhir yang mendebarkan dimenangkan oleh Miguel Oliveira di balapan sprint kedua musim lalu.

Quartararo merasa memberi label trek yang jelas-jelas cocok dengan pabrikan tertentu sekarang sudah ketinggalan zaman.

"Saya sedikit lupa tentang trek Yamaha, trek Ducati. Qatar dan Mugello adalah trek Ducati, tetapi di Qatar dua Yamaha menang dan di Mugello saya bisa berjuang untuk kemenangan dan menang" katanya.

Dia menegaskan bukan zamannya lagi membuat lebel sirkuit untuk pabrikan tertentu.

Baca juga: Berhasil Keluar dari Tekanan Besar di MotoGP 2021, Fabio Quartararo Minta Lupakan Valentino Rossi

"Saya pikir tidak ada lagi trek Ducati, trek Yamaha, trek Suzuki. Saya pikir semuanya semakin dekat dan saya pikir itu cukup bagus," tambahnya.

Pembalap Ducati Johann Zarco dan Francesco Bagnaia saat ini menjadi rival terdekat Quartararo di kejuaraan dunia.

Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo saat ini menjadi salah satu favorit peraih titel MotoGP 2021 karena menduduki posisi teratas dalam klasemen.

Sosok berjuluk El Diablo itu bahkan memiliki jarak 34 poin dari pembalap yang berada di peringkat kedua dalam klasemen MotoGP 2021.

Itu berarti, Quartararo tetap aman berada di puncak klasemen andai gagal memperoleh poin pada balapan pertama di paruh kedua.

Pada paruh pertama musim ini, pembalap Monster Yamaha, Fabio Quartararo, tampil paling konsisten. Ia empat kali menjadi juara dan pada dua kesempatan lain merebut posisi ketiga.

Pembalap lain yang mampu juara lebih dari sekali adalah Jack Miller dari Ducati.

Maverick Vinales (Monster Yamaha), Miguel Oliveira (Red Bull KTM), dan Marc Marquez (Repsol Honda) sama-sama pernah sekali juara.

Ada satu pembalap lain yang performa apiknya layak disorot, yakni Johann Zarco (Pramac Racing). Meski tak pernah juara ia mampu tampil konsisten dan empat kali jadi runner-up.

Fabio Quartararo kini kokoh di puncak klasemen umum pembalap. Dia mengemas nilai 156, terpaut 34 poin dari Johann Zarco (Pramac Ducati).

Posisi ketiga klasmen ditempati Francesco Bagnaia (Ducati Team) dengan 109 poin.

Marc Marquez ada di urutan ke-10 klasemen dengan nilai 50. Sedangkan Valentino Rossi, yang gagal finis di GP Belanda, tetap tak beranjak dari posisi ke-19 dengan nilai 17.

Jadwal Paruh Kedua MotoGP 2021:

8 Agustus: Grand Prix Styria (Red Bull Ring)

15 Agustus: Grand Prix Austria (Red Bull Ring)

29 Agustus: Grand Prix Inggris (Sirkuit Silverstone)

12 September: Grand Prix Aragon (MotorLand Aragón)

19 September: Grand Prix San Marino (Rimini Riviera)

3 Oktober: Grand Prix Amerika (Austin)

24 Oktober: Grand Prix Australia (Phillip Island)

31 Oktober: Grand Prix Malaysia (Sepang)

14 November: Grand Prix Valenciana (Ricardo Tormo). (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved