Berita Balikpapan Terkini
Tergiur Jual Beli Tabung Oksigen, Pria di Balikpapan Malah Kena Tipu Senilai Rp 4,3 Juta
Seorang warga Balikpapan Selatan berinisial PA (40) mendapatkan pengalaman tak menyenangkan dalam transaksi jual-beli.
Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah |
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Seorang warga Balikpapan Selatan berinisial PA (40) mendapatkan pengalaman tak menyenangkan dalam transaksi jual-beli.
Ia tertipu hingga Rp 4,3 juta usai melakukan negosiasi pembelian tabung oksigen seukuran 1M3 lengkap dengan regulatornya melalui platform jual-beli daring.
Dikonfirmasi melalui sambungan seluler, PA mengaku membeli sepaket tabung oksigen tersebut untuk rekannya yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman).
Hanya saja, dalam kurun sepekan ia melakukan pembayaran, barang yang ia pesan tak kunjung diterima.
"Saya pesan Kamis (22/7/2021), soalnya teman lagi isoman, jadi sedia (oksigen) siapa tahu butuh makanya saya browsing," ucap PA, Rabu (28/7/2021).
Baca juga: Warga Balikpapan Tertipu Prank Hingga Rp 800 Juta, Polisi Beber Modusnya
PA sempat merasa yakin karena oknum pedagang tersebut mengirimkan invoice atau kwitansi dengan jumlah dan nominal harga yang disepakati.
"Saya langsung transfer hari itu juga, begitu muncul invoicenya. Saya nggak curiga karena ada invoicenya," ungkapnya.
Merasa menjadi korban penipuan ia pun menghubungi rekannya yang bekerja di bank yang ia gunakan saat bertransaksi.
"Saya disuruh telepon ke call center untuk bikin laporan. Terus dicek rekeningnya (oknum pedagang) sudah kosong," kenang PA pasrah.
Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, Kompol Rengga Puspo Saputro mengutarakan bahwa pihaknya belum menerima laporan atas dugaan penipuan tersebut.
"Saya nilainya begini. Ini kan penipuan online. Dia membeli secara online, tidak tau siapa penjualnya, bentuk fisiknya apakah benar-benar agen oksigen atau pribadi kan kita nggak tau," jelas Rengga, Rabu (28/7/2021).
Ia pun mengimbau masyarakat agar membeli tabung oksigen melalui toko maupun agen resmi.
Sebab untuk di Balikpapan sendiri, ada 2 distributor besar yang mencukupi kebutuhan oksigen se-Kaltim.
"Ada 2 distributor gede, pabrik. Itu PT Samator Gas dan PT SBM. Itu di Balikpapan dan untuk memenuhi kebutuhan seluruh Kaltim," ucapnya.
Sehingga ia menekankan agar masyarakat Balikpapan khususnya, tak perlu khawatir terkait oksigen dan tak tergiur dengan penawaran yang ada di daring lantaran tak bisa dipastikan penjualnya.
"Karena pembelian lewat online itu sering masuk laporan di sini. Dan rata-rata profiling penjual di online itu fiktif," ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kasat-reskrim-polresta-balikpapan-kompol-rengga-puspo-saputro-dikonfirmasi-awak-media.jpg)