Breaking News:

Otomotif

Bagaimana Sebaiknya Menutup Kap Mesin, Dibanting atau Ditekan? Simak Penjelasan Berikut Ini

Kap mesin merupakan tempat penutup mesin pada mobil. Lalu, bagaimana sebaiknya menutup kap mesin, apakah dibanting atau ditekan? 

Editor: Diah Anggraeni
Otomotifnet/Kyn
Setiap pemilik mobil punya cara masing-masing saat menutup kap mesin. Lalu, bagaimana sebaiknya menutup kap mesin, dibanting atau ditekan?  

TRIBUNKALTIM.CO - Kap mesin merupakan tempat penutup mesin pada mobil.

Namun tidak hanya itu, kap mesin mobil juga memiliki banyak fungsi mulai dari menjaga kestabilan suhu mesin, peredam bunyi mesin, hingga mencegah radiasi. 

Baca juga: Mengapa Warna Oli Mesin Mobil Jadi Hitam setelah Digunakan? Inilah Penjelasannya

Lalu, bagaimana sebaiknya menutup kap mesin, apakah dibanting atau ditekan

Setiap pemilik mobil punya cara masing-masing saat tutup kap mesin, baik dibanting atau ditekan.

Sebenarnya cara tutup kap mesin yang dibanting maupun ditekan tidak ada masalah berarti.

Hal ini diungkapkan oleh Foreman bengkel resmi Honda Permata Hijau, Jakarta Selatan, Supriyanto.

"Kap mesin mobil sekarang sudah banyak dilengkapi dengan bantalan lis karet tebal sepanjang bibir kap mesin atau tulang sasis ruang mesin," terangnya.

"Jadi hantaman kap mesin bisa diredam baik tanpa merusak panel kap atau sasis," terusnya.

Namun yang menjadi perhatian Supriyanto adalah mekanisme sistem pengunci kap mesin.

Untuk menjaga keawetan sistem pengunci dianjurkan untuk membanting atau menjatuhkan kap mesin saat ditutup.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved