Breaking News:

Liga 1

Fajar Faturrahman Akui Mulai Dihinggapi Rasa Bosan karena Tak Bisa Tanding

Fajar Faturrahman, salah satu pemain muda Borneo FC, mengakui rasa bosan sudah ada menghinggapi dirinya.

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Rahmad Taufiq
HO/BORNEO FC
Fajar Faturrahman, salah satu pemain Borneo FC. Ia mengakui rasa bosan sudah menghinggapi dirinya. HO/BORNEO FC 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Fajar Faturrahman, salah satu pemain muda Borneo FC, mengakui rasa bosan sudah mulai menghinggapi dirinya.

Seperti diketahui bahwa pegelaran Liga 1 telah ditunda, sesuai keputusan dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), lantaran lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Dan diperpanjangnya penerapan PPKM Level IV atau PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali, yang padahal Pulau Jawa merupakan sentral kompetisi bergulir.

Tentunya hal tersebut, membuat seluruh klub terutama para pemainnya tidak bisa menampilkan kemampuannya di lapangan, sehingga hanya melakukan latihan guna tetap menjaga kondisi fisiknya.

Fajar Faturrahman salah satu pemain Borneo FC, mengaku bahwa rasa bosan sudah pasti menghinggapi dirinya dan pemain lainnya, lantaran tak bisa bertanding.

Baca juga: Liga 1 Tak Kunjung Digelar, Bintang Muda Borneo FC Angkat Bicara, Sebut Euro 2020

"Sejauh ini kami masih memiliki agenda latihan dengan tim, karena kami semua masih yakin jika kompetisi akan digelar bulan Agustus mendatang. Sekarang kami hanya berharap ada kepastian soal kompetisi," ungkapnya, Jumat (30/7/2021).

Menurut pemain muda Pesut Etam tersebut, dengan tidak adanya kompetisi membuat jam bermain khususnya pemain muda tak terpenuhi.

Atmosfer pertandingan tentu sangat ingin dirasakan. Diakuinya dalam setahun terakhir ini hanya sempat bermain di Piala Menpora saja.

"Terus terang, atmosfer pertandingan kami dapatkan di Piala Menpora. Tapi di satu turnamen saja tak cukup untuk pemain,” ujar mantan pemain Timnas U-19 itu.

Dirinya pun menyampaikan, bahwa sekarang ini seluruh masyarakat sepakbola Indonesia sangat menginginkan agar bergulirnya Liga 1.

Baca juga: Bergabung dengan Borneo FC Samarinda, Boaz Solossa Akui Sudah Seperti Keluarga

Tentunya dengan bergulirnya Liga 1, itu dapat menjadi tontonan dan hiburan di tengah pandemi Covid-19 yang kini mewabah walau tak secara langsung.

"Bisa lihat bagaimana masyarakat senang ketika gelaran Euro dimainkan. Ini jadi bukti kerinduan mereka akan tontonan, terutama sepak bola," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved