Virus Corona di Samarinda

Percepat Herd Immunity, Polresta Samarinda Gelar Vaksinasi untuk Mahasiswa

Guna menekan laju angka sebaran Covid-19 di Kota Samarinda, Kaltim, vaksinasi terus digencarkan, seperti yang dilakukan Korps Bhayangkara, mulai dari

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Kegiatan vaksinasi di Polresta Samarinda, kali ini menyasar para mahasiswa. Kegiatan ini terlaksana berkat inisiasi dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Kalimantan bekerja sama dengan Polresta Samarinda, Aliansi Peduli Covid-19 dan Aliansi Kesehatan. TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Guna menekan laju angka sebaran Covid-19 di Kota Samarinda, Kaltim, vaksinasi terus digencarkan, seperti yang dilakukan Korps Bhayangkara, mulai dari mengecek pasokan obat dan tabung oksigen di sejumlah apotek hingga vaksinasi massal.

"Ada empat poin utama yang terus kami tingkatkan, salah satunya membantu mempercepat kegiatan vaksinasi sehingga herd immunity (kekebalan komunal masyarakat) segera terbentuk," jelas Wakapolresta Samarinda, AKBP Eko Budiarto, Jumat (30/7/2021).  

Percepatan herd immunity mulai terus dilakukan kepolisian Samarinda. 

Bertempat di Ruang Aula Wira Pratama, sekitar 500 dosis vaksin disiapkan kepolisian dibantu puskesmas pendukung.

AKBP Eko Budiarto menilai 500 dosis yang ditujukan bagi kaum muda, khususnya para mahasiswa, lantaran sebagai kelompok masyarakat yang paling rentan terpapar pandemi.

Baca juga: Stok Vaksin Covid-19 Kosong, Suntikan Dosis Kedua di Balikpapan Tertunda

"Seperti yang kita tahu semua, kalau tempat nongkrong (cafe dan kedai kopi) di Samarinda ini selalu dipadati anak muda, umumnya mahasiswa. Jadi mereka termasuk yang rentan dan jadi prioritas vaksinasi tahap satu saat ini," jelasnya.

Sementara itu, penanganan pandemi Covid-19 saat ini Polresta Samarinda memfokuskan jajarannya untuk melakukan pendampingan kepada para petugas posko penyekatan, yang ada di empat titik pintu masuk Kota Tepian. 

"Pendampingan juga dilakukan kepada petugas di (posko) PPKM berkaitan dengan 3T (testing, tracing dan treatment)," tegas AKBP Eko Budiarto

Pelaksanaan vaksinasi ini juga diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Kalimantan bekerjasama dengan Polresta Samarinda, Aliansi Peduli Covid-19 dan Aliansi Kesehatan. 

Koordinator Pusat BEM Se-Kalimantan, Husain Firdaus turut menyampaikan, pihaknya hanya mampu menyediakan 500 dosis vaksin sejauh ini. 

Jumlah tersebut dirasa masih kurang, pasalnya masih banyak mahasiswa yang ingin mendapat suntikan vaksinasi. 

"Baru dosis pertama. Mungkin nanti ada kegiatan selanjutnya. Yang jelas ini kami batasi setiap kampus di Samarinda dan organisasi eksternal maksimal 25 orang," ucap Husain, Jumat (30/7/2021) hari ini.

Salah satu mahasiswi yang ikut divaksinasi, Ni Kadek Dewi Ayu Lestari (22), mengaku senang bisa mendapat suntikan vaksin dosis pertama kali ini. 

Menurutnya saat ini mencari vaksin sangat susah sekali, terlebih untuk masyarakat yang berstatus mahasiswa. 

"Sudah lama saya ingin vaksin, tapi baru kesampaian. Apalagi sekarang sertifikat vaksinasi menjadi syarat untuk bepergian. Jadi penting sekali untuk ikut vaksin," ujar Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Awang Long Samarinda ini.

Terakhir, Dewi turut mengajak seluruh masyarakat agar ikut vkasinasi untuk melawan pandemi Covid-19.
Agar mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity di Kota Samarinda. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved