Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Video Call dengan Jokowi, Greysia-Apriyani Akui Deg-degan Saat Set Pertama

Jokowi menyapa keduanya lewat sambungan video call pada Senin (2/8/2021) yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden.

Editor: Wahyu Triono

TRIBUNKALTIM.CO - Greysia Polii dan Apriyani Rahayu menceritakan pengalaman mereka saat berlaga di partai final ganda putri badminton Olimpiade Tokyo 2021 kepada Presiden Joko Widodo.

Jokowi menyapa keduanya lewat sambungan video call pada Senin (2/8/2021) yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden.

"Tadi gimana pertandingannya? Saya deg-degan waktu set pertama," tanya Jokowi kepada Greysia-Apriyani.

"Kami juga Pak (merasa deg-degan)," jawah keduanya.

Jokowi pun mengonfirmasi saat perolehan angka keduanya nyaris terkejar oleh lawan, yakni pasangan ganda putri asal China, Chen Qingchen-Jia Yifan.

Baca juga: NEWS VIDEO Anthony Ginting Raih Perunggu Usai Bekuk Kevin Cordon

"Nyaris terkejar tadi ya?," tanya Jokowi lagi.

"Ya Pak," jawab Greysia-Apriyani.

"Tapi set kedua saya lihat jauh lebih tenang," kata Jokowi lagi.

Jokowi pun mengucapkan selamat kepada keduanya dan kepada pelatih.

"Saya mewakili seluruh rakyat Indonesia mengucapkan selamat atas keberhasilan emasnya. Sekali lagi selamat atas keberhasilan mempertahankan tradisi emas olimpiade bagi Indonesia. Saya betul-betul seneng banget. Jujur saya sangat bangga apalagi waktu Indonesia raya berkumandang," ujar Jokowi.

"Selamat juga untuk pelatih dan salam dari seluruh rakyat Indonesia yang sangat bangga, sangat senang, bangga semuanya terhadap Greys dan Apri. Selamat sekali lagi, saya tunggu di istana nanti. Terima kasih semuanya," tambah kepala negara.

Baca juga: NEWS VIDEO Unik, Medali Olimpiade Tokyo 2020 Ternyata Terbuat dari Daur Ulang Ponsel dan Laptop

Dalam laga final badminton ganda putri Olimpiade Tokyo 2021, Greysia Polii-Apriyani Rahayu berhadapan dengan wakil China, Chen Qingchen/Jia Yifan.

Keduanya berhasil unggul dalam dua game pertandingan dengan skor 21-19, 21-15.

Kesuksesan Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih kemenangan pada final ganda putri kali ini pun melanjutkan tradisi emas Indonesia pada ajang Olimpiade.

Sebelum Greysia-Apriyani, Indonesia pernah mengukir sejarah meraih medali emas dalam nomor ganda campuran pada Olimpiade Barcelona 1992 lalu yang diperoleh pasangan Susi Susanti-Alan Budikusuma. (*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved