Breaking News:

Virus Corona di Kubar

Petinggi Kampung di Kubar Diminta Sisihkan 8 Persen Anggaran DD untuk Penanganan Covid-19 

Berbagai upaya guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.

Penulis: Zainul | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL MARSYAFI
Plt Asisten 1 Sekkab Kubar, Faustinus Syaidirahman. Ia menyebutkan setiap kampung di Kubar minimal menyediakan 8 persen anggaran penanggulangan Covid-19 dari DD. TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL MARSYAFI 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Berbagai upaya guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.

Bahkan Pemkab Kubar telah mewajibkan setiap kampung (desa) di Kutai Barat agar menyediakan anggaran penanganan Covid-19 melalui Dana Desa (DD).

Sekadar diketahui, jumlah kampung di Kutai Barat saat ini tercatat sebanyak 190 kampung dan rata-rata telah menerima anggaran Dana Desa tahun 2021.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) yang juga selaku Plt Asisten I Setdakab Kutai Barat, Faustinus Syaidirahman menyebutkan setiap Kampung di Kubar minimal menyediakan 8 persen anggaran penanggulangan Covid-19 dari DD.

“Tolong Dana Desa 8 persen itu, betul-betul digunakan penanganan Covid-19 di kampungnya masing-masing,” ujar Plt Asisten 1 Sekkab Kubar Faustinus Syaidirahman, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Percepat Penanganan Covid-19, Pemkab Kubar Fokus Upayakan Ketersediaan Oksigen 

Dana tersebut tidak boleh digunakan untuk kegiatan apapun, selain kegiatan penanganan Covid-19.

Menurutnya, hal itu sesuai surat edaran Menteri Keuangan Nomor SE-2/PK/2021 tentang Penyesuaian Penggunaan Anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2021.

Selain itu, Faustinus Syaidirahman juga menegaskan setiap pemerintah kampung wajib melakukan tindakan edukasi dan sosialisasi terkait pencegahan maupun penanganan pendemi Covid-19.

"Pembinaan sebagai upaya meningkatkan disiplin warga dalam penerapan protokol kesehatan, berupa memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Berikutnya, membantu dan mendukung kelancaran pelaksanaan Testing, Tracing dan Treatment (3T) yang dilakukan Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah,” ucapnya.

Baca juga: Kubar Kesulitan Penuhi Kebutuhan Tabung Oksigen, Pemkab Berencana Beli Generator

Seperti diketahui, kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Kutai Barat terus mengalami peningkatan sehingga pendisiplinan terhadap anjuran protokol kesehatan sangat dianjurkan demi keselamatan bersama. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved