Breaking News:

Virus Corona di Balikpapan

PPKM Level 4 Diperpanjang, DPRD Balikpapan Minta Bansos Tunai Tepat Sasaran

DPRD Balikpapan meminta agar pengawasan penyaluran bantuan sosial tunai atau BST warga terdampak PPKM diperketat.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Bantuan Sosial Tunai (BST) pemerintah kota Balikpapan mulai dibagikan sejak pekan lalu.┬áTRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - DPRD Balikpapan meminta agar pengawasan penyaluran bantuan sosial tunai atau BST warga terdampak PPKM diperketat.

Hal ini agar bantuan sosial yang telah dialokasikan dalam upaya pengendalian Covid-19 tepat sasaran.

Permintaan tersebut dilontarkan Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Ardiansyah untuk Pemkot Balikpapan.

Mengingat, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level empat di Balikpapan diperpanjang hingga 9 Agustus 2021.

“Kami minta kepada dinas yang ada hubungan dengan proses pendataan bantuan sosial agar lebih selektif," ujarnya, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Bansos Tunai Rp 300 di Balikpapan Cair, Penerima BST Cukup Bawa 2 Dokumen Ini di Kantor Pos

Sebagaimana diketahui, Pemkot Balikpapan telah mengalokasikan anggaran hingga Rp 15 miliar.

Anggaran tersebut diperuntukan bagi 50 ribu kepala keluarga terdampak Covid-19, dengan besaran masing-masing Rp 300 ribu.

Menurut Ardiansyah, setiap dinas yang berkaitan wajib selektif dalam menyusun daftar penerima bantuan sosial.

Salah satunya dengan melibatkan sejumlah unsur terkait di antaranya kelurahan dan RT di setiap lingkungan.

Hal ini dilakukan untuk menentukan kelayakan penerima bantuan yang dimasukkan dalam daftar warga terdampak.

Baca juga: BST di Balikpapan Cair, PT Pos Indonesia Salurkan Bantuan Selama Satu Bulan

"Jangan sampai seperti warga yang tidak mampu malah tidak dapat apa-apa," ucap Ardiansyah.

"Tapi warga yang kelihatannya mampu malah dapat, hal ini tentunya akan menimbulkan kesenjangan di masyarakat," sambungnya.

Selain itu, ia meminta agar masyarakat yang masih tergolong kategori mampu tidak ikut mendaftar.

Sehingga bantuan yang sudah dialokasikan, lanjut Ardiansyah, dapat benar-benar tepat sasaran.

“Kami berharap kepada masyarakat kalau memang masih mampu tidak usah mengajukan diri untuk menjadi penerima bansos,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved