Liga 1

Duet Striker Maut Persib Bandung Terancam tak Berlanjut, Robert Rene Alberts Dilema

Keberhasilan Persib Bandung di musim lalu itu tak lain berkat duet strikernya Wander Luiz dengan Geoffrey Castillion.

Kompas.com / Septian Nugraha
Wander Luiz dengan Geoffrey Castillion dalam salah satu pertandingan di Liga 1 2020, duet striker milik Persib Bandung itu terancam tak berlanjut di Liga 1 2021 

TRIBUNKALTIM.CO -  Setelah lama terkatung-katung, kepastian Liga 1 2021 akhirnya keluar.

PSSI memastikan Liga 1 2021 akan bergulir mulai 20 Agustus 2021.

Hal in merupakan kabar gembira bagi seluruh kontestan Liga 1.

Termasuk salah satu diantaranya adalah Persib Bandung.

Persib Bandung merupakan salah satu klub terkuat di kompetisi Liga 1 musim lalu yang dibataLkan setelah menggelar tiga pertandingan akibat pandemi Covid-19.

Pasukan yang dipimpin Robert Alberts tersebut sukses menyapu bersih tiga pertandingan Liga 1 2020 dengan kemenangan.

Baca juga: Profil Djajang Nurdjaman, Pria yang Juara saat jadi Pemain, Asisten dan Pelatih di Persib Bandung

Masing-masing kemenangan yang ditorehkan tim asuhan Robert Alberts dengan mengalahkan Persela Lamongan (3-0), Arema FC (1-2), dan PSS Sleman (2-1).

Alhasil, Pangeran Biru menjadi pemimpin klasemen Liga 1 2020 dengan poin sempurna, yakni 9 angka.

Keberhasilan Persib Bandung di musim lalu itu tak lain berkat duet strikernya Wander Luiz dengan Geoffrey Castillion.

Duet Geoffrey Castillion-Wander Luiz terbukti ampuh lewat lesakan 6 gol.

Rinciannya Wander Luiz mampu mengemas 4 gol dan 2 gol milik Castillion.

Namun penampilan apik Wander Luiz dengan Castillion harus terhenti akibat Liga 1 2020 dihentikan karena situasi Covid-19.

Melansir Tribun Jabar dalam artikel berjudul Duet Maut Persib Bandung Geoffrey Castillion-Wander Luiz Terancam Bubar, Ada yang Mengancam  pada gelaran Liga 1 2021, duet Wander Luiz dan Castillion terancam tidak akan berlanjut.

Hal ini karena klub berjuluk Pangeran Biru memiliki pesaing untuk Castillion yang sempat dipinjamkan ke Como klub Serie C Liga Italia.

Selama setengah musim Castillion dipinjamkan, Pangeran Biru sukses menggaet penyerang muda Timnas Indonesia, Ezra Walian.

Penampilan Ezra Walian pun cukup menyita perhatian saat membawa Persib Bandung sampai babak puncak turnamen Piala Menpora 2021.

Striker berusia 23 tahun itu tampil di lini serang Persib Bandung bersama Wander Luiz.

Duet Ezra dan Wander Luis berhasil berkontribusi dalam 5 gol dan 2 assist.

Rinciannya, Ezra mencetak 3 gol dari 6 penampilan, sedangkan sisanya dibuat Wander Luiz dari 7 penampilan.

Berkaca pada statistik tersebut, Ezra berpeluang besar untuk merusak koneksi duet Wander Luiz dan Castillion.

Apalagi dari segi usia, Ezra masih 23 tahun sedangkan Castillion lebih tua 7 tahun.

Meskipun demikian, keputusan terbesar tetap berada di tangan Robert Alberts akankah mempertahankan koneksi duet Wander Luiz dengan Castillion.

Ataukah justru melanjutkan kiprah Walian yang tampil ciamik di Piala Menpora 2021.

Tanggapan Wander Luiz

Pemain asal Brasil ini pun mengaku selalu berpikir positif bahwa Liga 1 bisa kembali bergulir.

Apa yang dipikirnya pun akhirnya membuahkan hasil setelah PSSI memastikan 20 Agustus 2021 menjadi kick off pekan perdana Liga 1 2021.

Kompetisi akan digelar dengan mengikuti protokol kesehatan di antaranya dengan tanpa dihadiri penonton.

"Kabar seperti ini selalu menjadi hal yang bagus dan menambah motivasi Anda.

"Mari berharap, Liga bisa benar-benar bergulir. Sebelum itu saya berusaha berpikir positif," kata Wander Luiz.

Wander Luiz mengaku selalu percaya kompetisi akan kembali hadir di Indonesia meski harus digelar di tengah pandemi Covid-19.

Menurutnya, masyarakat Indonesia memiliki antusiasme besar terhadap cabang olahraga ini.

"Saya masih percaya, tahun ini Liga bisa bergulir, Bermain sepakbola adalah pekerjaan kami.

"Karena dengan ini kami bisa menyenangkan banyak orang, Inilah kenapa penting agar Liga bisa kembali bergulir," harapnya.

Baca juga: Profil Pelatih Tersukses Persib Bandung, Persembahkan 4 Gelar Juara, Lahirkan Banyak Bintang

Pelatih Persib Bandung Pesimis Bisa Siapkan Tim Dalam 2 Pekan

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts tak yakin bisa bisa menyiapkan timnya saat Liga 1 2021 dimulai nanti.

Pasalnya diperkirakan dirinya hanya punya waktu 2 minggu untuk bisa menyiapkan tim secara komplit sampai Liga 1 2021 bergulir.

Direncanakan Liga 1 2021 akan bergulir pada 20 Agustus 2021 mendatang.

Sementara hingga saat ini para pemain masih diliburkan, bahkan beberapa punggawa Persib Bandung tengah berada di luar negeri.   

Melansir TribunWow dalam artikel berjudul Liga 1 2021 akan Bergulir, Pelatih Persib Bandung Tak Bisa Siapkan Tim dalam 2 Pekan, Ini Alasannya Sebelumnya, Persib Bandung mengikuti kompetisi Piala Wali Kota Solo 2021 sebagai bentuk persiapan menghadapi Liga 1 2021.

Namun kompetisi itu batal bergulir, akhirnya skuad Pangeran Biru pulang ke Bandung dan tiba pada (29/6/2021).

Setibanya di Bandung, ternyata skuad Pangeran Biru hanya menjalani latihan bersama selama satu kali saja.

Alasannya karena pemerintah menerapkan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3-20 Juli.

Akhirnya Robert ikut meliburkan skuad Persib Bandung dari latihan bersama.

Sebagai gantinya skuad Persib Bandung diwajibkan menjalani latihan mandiri di rumah untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima.

Ternyata setelah 20 Juli, PPKM diperpanjang untuk pertama kalinya hingga Minggu (25/7/2021).

Setelah 25 Juli, PPKM kembali diperpanjang untuk kedua kalinya hingga Senin (2/8/2021).

Masa selesai PPKM hingga bergulirnya Liga 1 2021 terlalu berdekatan, sehingga ia tidak bisa mempersiapkan tim dalam waktu dua pekan saja.

Robert membutuhkan tambahan waktu untuk mempersiapkan anak didiknya supaya optimal saat bertanding nanti.

"Sejak dari Solo, kami belum berlatih lagi bersama-sama, hanya sekali saja latihan di Lembang. Jadi kami belum berlatih bersama selama sekitar satu bulan," kata Robert Alberts seperti yang dilansir Republik Bobotoh pada Jumat (30/7/2021).

Robert mengaku siap menghadapi Liga 1 2021, namun ia tidak bisa menyiapkan tim dalam tempo waktu sesingkat itu.

Alasannya karena ia harus menyusun ulang strategi skuad Persib Bandung.

Belum lagi beberapa pemain Persib Bandung tengah berada di luar negeri seperti Marc Klok (Belanda), Geoffrey Castillion (Belanda), Mohammed Rashid (Palestina).

Ketika mereka kembali, setibanya di Indonesia pun harus menjalani masa karantina selama lima hari dan tidak bisa langsung gabung latihan bersama.

Sehingga hal itu benar-benar menyulitkan dirinya untuk menghadapi Liga 1 2021.

"Kami siap mengikuti kompetisi, tapi kami tidak siap dalam artian menjalani kompetisi yang digelar pada umumnya. Jadi situasinya memang sedikit rumit," tambah Robert.

Bahkan pelatih berusia 66 tahun itu meminta perbandingan pendapat untuk menanyakan hal yang sama pada pelatih lain, bila diminta mempersiapkan tim dalam waktu dua pekan saja.

Menurut Robert jawabannya akan sama.

"Tapi kami ingin kembali bermain sepak bola lagi, jika Anda berbicara dengan pelatih mana pun, hasilnya akan sama. Kita tidak bisa mempersiapkan tim dalam 2 pekan untuk menjalani laga kompetitif," tuntas Robert.

PPKM Menyulitkan Klub Liga 1 Berlatih, Robert Alberts Usul Ini

Pelatih Persib Bandung, Robert Albets mengajukan usul terkait pelaksanaan Liga 1 2021.

Sebelumnya, pemerintah menerapkan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sehingga membuat klub Liga 1 meliburkan latihan bersama, satu di antaranya Persib Bandung.

Terkait kebijakan itu, Robert Alberts meliburkan skuad Persib Bandung hingga Senin (2/8/2021).

Sedianya PPKM hanya berlangsung hingga 20 Juli saja, namun diperpanjang untuk pertama kalinya sampai 25 Juli.

Lalu kembali untuk kedua kalinya diperpanjang sampai 2 Agustus.

Rencananya Liga 1 2021 akan bergulir pada Jumat (20/8/2021).

Faktor itu menyulitkan tim bila kompetisi digelar pada tanggal itu, sebab untuk memulai kompetisi setidaknya klub sepakbola profesional membutuhkan waktu enam pekan.

"Sebelum berlatih bersama tim, pemain-pemain itu akan berlatih lebih dulu secara individual untuk mempersiapkan diri."

"Sementara klub (minimal) memiliki waktu enam pekan untuk mempersiapkan diri menghadapi musim baru," kata Robert dilansir Republik Bobotoh Jumat (30/7/2021).

Waktu untuk mempersiapkan berkompetisi di Liga 1 2021 tidak genap tiga pekan, sehingga hal itu dirasa kurang.

Pasalnya terlalu mendadak bagi pemain sepakbola, karena mereka harus menyiapkan kondisi fisiknya terlebih dulu sebelum siap untuk bermain.

"Di Indonesia, satu-satunyanya negara yang tidak memainkan sepak bola selama lebih dari satu setengah tahun, pemain pun tidak memiliki kesempatan untuk menjaga kebugarannya. Tapi kemudian diminta untuk bermain di tanggal 20 Agustus," tambahnya.

Menurutnya hal itu bukan keputusan yang bijak jika Liga 1 2021 digelar pada 20 Agustus mendatang.

"Ini bukan hal yang bijak untuk memulai liga pada 20 Agustus karena tidak memberi kesempatan kepada klub untuk mempersiapkan diri menghadapi Liga," ujarnya.

Baca juga: Daftar 10 Pemain Termahal Liga 1 2021, Persib Bandung Sumbang 3 Nama

Untuk itu Robert menyarankan pemangku kebijakan untuk mengkaji ulang pelaksanaan Liga 1 2021.

Ia menyarankan kompetisi digeser jadwalnya beberapa pekan untuk menyiapkan kebugaran pemain.

Setidaknya empat pekan setelah selesai masa PPKM.

"Sebagai tim profesional, kami membutuh sedikitnya empat pekan untuk memenuhi standar, tapi ini pun kita berbicara soal liga yang normal (kompetisi penuh)," tuntas Robert. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved