Breaking News:

Virus Corona di Penajam

PPKM Level 4 di PPU Diperpanjang 9 Agustus, Warga Diminta Kurangi Aktivitas yang Picu Kerumunan

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali memperpanjang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 sampai 9 Agustus 2021

Penulis: Dian Mulia Sari | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Asisten I Bidang Pemerintahan Setkab PPU Sodikin. Ia mengatakan, saat ini draf perpanjangan PPKM Level 4 telah rampung disusun dan akan diserahkan kepada Bupati PPU untuk meminta menandatangani. TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali memperpanjang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 sampai 9 Agustus 2021.

Sebelumnya, Bupati Abdul Gafur Masud (AGM) kembali mengeluarkan surat edaran Nomor : 300/219/Pem. tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Pemberlakukan PPKM level 4 telah dimulai sejak 21 Juli dan berlangsung hingga 3 Agustus 2021.

Asisten I Bidang Pemerintahan Setkab PPU Sodikin mengatakan, saat ini draf perpanjangan PPKM Level 4 telah rampung disusun dan akan diserahkan kepada Bupati PPU untuk meminta menandatangani.

"Jika sudah ditandatangani bupati (tadi malam), PPKM Level 4 akan kembali diperpanjang dari tanggal 3 sampai 9 Agustus lalu surat edaran akan disebarkan ke masyarakat,” kata Sodikin, Selasa (3/8/2021) kemarin.

Baca juga: Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Ketua DPRD PPU Minta Warga Hindari Kerumunan

Sodikin menegaskan, dalam aturan di dalam surat edaran tersebut tidak ada perubahan dengan sebelumnya.

"Masih sama dengan surat edaran sebelumnya," tuturnya.

Sadikin berharap kepada seluruh masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan tentang Covid-19 secara ketat.

Ia meminta masyarakat untuk sadar diri dengan mengurangi aktivitas-aktivitas yang menimbulkan kerumunan.

"Harapan kami masyarakat di Kabupaten Penajam Paser Utara harus sadar diri, jika memang mau melaksanakan kegiatan seperti hajatan pernikahan, risiko penularan Covid-19 sangat besar, contohnya yang terjadi di Kecamatan Sepaku, muncul klaster rewang," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved