Breaking News:

Mata Najwa

Di Mata Najwa, Peneliti ICW Nyaris Menangis Lihat Vonis Janda, Kurnia: Dewi Keadilan tak Lagi Adil

Di Mata Najwa, peneliti ICW nyaris menangis lihat vonis janda, Kurnia Ramadhana: Dewi keadilan tak lagi adil

(YouTube Najwa Shihab)
Curhat ibu penjual pisang epe asal Makassar, Herdiyanti, yang divonis 5 tahun 3 penjara atas kasus penyalahgunaan narkotika, di Mata Najwa, Rabu (4/8/2021). 

Tak hanya itu, Herdianti hanya korban penyalahgunaan narkotika melalui seorang berinsial HN yang hingga kini masih buron.

Menurut Kurnia, nasib Herdianti sangat berbanding terbalik dengan para koruptor.

Ia pun menyinggung nama mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, yang divonis lima tahun penjara karena korupsi Rp 25 miliar.

"Sebenarnya dewi keadilan tidak lagi adil," kata Kurnia.

"Saya cukup terenyuh mendengar cerita nenek (ibu Herdianti) tadi."

Dengan suara bergetar menahan tangis, Kurnia menganggap Herdianti diperlakukan secara tak adil.

Pasalnya, hukuman Herdianti sama dengan vonis Edhy Prabowo yang melakukan korupsi di saat pandemi.

"Seorang nenek yang tidak mampu membayar utangnya, tapi di saat yang sama ada menteri aktif Edhy Prabowo korupsinya 25 miliar di tengah pandemi," katanya.

"Bagi saya pribadi, anak dari nenek Herdiyanti tidak selayaknya masuk ke lapas."

Kurnia lantas menyinggung sejumlah koruptor yang dijatuhi vonis ringan meski telah merugikan negara.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved