Breaking News:

Gaya Hidup

HIMAS 9 Agustus, Momentum Anak Muda Cinta Budaya Sendiri, Kaltim Punya Pesona Budaya Multikultural!

HIMAS 9 Agustus, momentum anak muda cinta budaya sendiri, Kaltim punya pesona budaya multikultural!

Penulis: Bella Evanglista | Editor: Trinilo Umardini
TRIBUN KALTIM/DWI ARDIANTO
HIMAS 9 Agustus, momentum anak muda cinta budaya sendiri, Kaltim punya pesona budaya multikultural! 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - HIMAS 9 Agustus, momentum anak muda cinta budaya sendiri, Kaltim punya pesona budaya multikultural!

Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia (HIMAS) dirayakan pada 9 Agustus setiap tahun untuk meningkatkan kesadaran dan melindungi hak-hak populasi masyarakat adat dunia.

Perayaan HIMAS begitu relevan akhir-akhir ini, mengingat dalam beberapa tahun belakangan masyarakat adat menghadapi masalah tergerusnya budaya oleh perkembangan zaman yang membuat generasi muda tidak lagi mengenal adat-istiadatnya.

Sebut saja Kota Balikpapan dan beberapa wilayah lain di Kalimantan Timur yang sudah mulai kehilangan identitas dan ciri khas budayanya.

Misalnya saja suasana di Kota Balikpapan yang dirasa terlalu umum, hingga tak tampak ciri khas arsitektur rumah maupun adat-istiadat keseharian seperti halnya di Bali, Jogja, Minang, Baduy, Minahasa, atau daerah lainnya.

Hal ini pun berlaku untuk kuliner tradisional, di mana tak banyak makanan khas asli Suku Dayak atau Kutai yang dijajakan di pasar kuliner Balikpapan.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pemuda, Olah raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Doortje Sorta Susani Marpaung, angkat suara.

Doortje Marpaung tetap optimistis generasi muda yang mencintai adat dan budaya Kalimantan masih ada, meskipun jumlahnya tidak banyak.

"Kekhawatiran akan budaya Kaltim hilang sama sekali, sebenarnya belum ada. Jika melihat kuantitas pegiat seni di sini, memang jumlahnya tidak banyak. Namun jika kita menilik dari potensi untuk dikembangkan, saya yakin budaya Kaltim memiliki daya tarik tersendiri yang bisa membuatnya dicintai oleh setiap kalangan, termasuk anak muda," kata Doortje Marpaung.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Balikpapan, Doortje Marpaung, TRIBUNKALTIM.CO, DWI ARDIANTO
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Balikpapan, Doortje Marpaung, TRIBUNKALTIM.CO, DWI ARDIANTO (TRIBUNKALTIM.CO, DWI ARDIANTO)

Potensi ini muncul karena Kaltim sendiri memiliki begitu banyak jenis kebudayaan dan tidak hanya monoton pada satu jenis saja.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved