Berita Kaltara Terkini

Kalimantan Utara Masih Menanti Investor Energi Terbarukan Proyek PLTA Asal Australia

Salah satu rencana investasi besar di Kalimantan Utara atau Kaltara akan datang dari sektor energi terbarukan.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD SUPRI
Kabid Perencanaan Promosi dan Kerja Sama Penanaman Modal DPMPTSP Kaltara Hasan Basri, investor asal Australia yakni Fortescue Future Industries atau FFI berminat membangun PLTA di Kabupaten Bulungan dan Malinau. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Salah satu rencana investasi besar di Kalimantan Utara atau Kaltara akan datang dari sektor energi terbarukan.

Diungkapkan Kabid Perencanaan Promosi dan Kerja Sama Penanaman Modal DPMPTSP Kaltara Hasan Basri, investor asal Australia yakni Fortescue Future Industries atau FFI berminat membangun PLTA di Kabupaten Bulungan dan Malinau.

Dirinya yakin, rencana FFI untuk membangun PLTA, tidak akan menganggu aktivitas investasi lainnya seperti pembangunan PLTA Mentarang di Kabupaten Malinau dan PLTA Kayan di Kabupaten Bulungan.

Menurutnya, bila merujuk pada aturan tata ruang, untuk pembangunan PLTA minimal berjarak 15 kilometer antar bendungan.

Baca juga: Investasi Sektor Pariwisata di Kalimantan Utara Terbentur Promosi

"Terkait itu nanti teman-teman Tata Ruang kita rangkul, agar sesuai lokasinya karena kalau teknis di atas 15 Kilometer karena kalau berdekatan tidak efektif," kata Hasan Basri, Sabtu (7/8/2021).

Nanti itu akan diarahkan lokasinya, di sini atau di mana jadi jangan sampai menganggu. Menyangkut progres proyek pembangunan PLTA eksisting, seperti PLTA Kayan oleh PT KHE, pihaknya mengatakan masalah perizinan di daerah telah usai, dan kini menunggu perizinan dari pemerintah pusat.

"Kalau KHE saat ini saya kurang tahu, karena itu kewenangan pusat, saya dengar itu sudah 30 tahapan sudah dilalui, dan tinggal menunggu dari pusat, selama ini di daerah sudah kita layani dengan baik," tuturnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Litbang Bulungan Iwan Sugiyanta menyatakan, menyambut baik rencana pembangunan PLTA di Bulungan oleh pihak FFI.

Kendati belum mengetahui secara rinci lokasi dan besaran nilai investasi, pihaknya mengaku siap memfasilitasi setiap kebijakan investasi dari pemerintah pusat.

Baca juga: Investasi Besar di Kalimantan Utara Diharapkan Ada Transfer Pengetahuan

"FFI lebih banyak wewenangnya di provinsi, memang kita beberapa kali ikut rapat, tapi sikap Pemkab Bulungan karena program investasi besar, kita mendukung saja. Karena lokasinya di kita, tentu saja kesiapan kabupaten untuk memfasilitasi," tutur Plt Kepala Bappeda Litbang Bulungan, Iwan Sugiyanta.

Lebih lanjut, pihaknya masih menantikan pemaparan proyek pembangunan PLTA dari investor asal Australia tersebut.

"Pemaparan di hadapan Pemkab sejauh ini belum ada, baru rapat-rapat saja, memang informasinya dalam waktu dekat, yang jelas rencananya pusat itu PLTA," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved