Berita Samarinda Terkini

Balai Karantina Pertanian Samarinda Dorong Ekspor Melalui Pengolahan Bahan Baku

Balai Karantina Pertanian Klas I Samarinda untuk ditingkatkan nilai jualnya melalui gerakan tiga kali lipat ekspor.

Penulis: Hanifan Ma'ruf | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HANIFAN MA'RUF
Kepala Balai Karantina Pertanian Klas I Samarinda, Cahyono.TRIBUNKALTIM.CO/HANIFAN MA'RUF 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Komoditi pertanian di Kalimantan Timur yang cukup beragam, didorong oleh Balai Karantina Pertanian Klas I Samarinda untuk ditingkatkan nilai jualnya melalui gerakan tiga kali lipat ekspor.

Hal tersebut diupayakan dengan menggali potensi-potensi komoditi pertanian, yang ada di Kaltim dan mendorong pengolahan bahan baku pertanian di dalam daerah.

"Selama ini ekspor langsung dari Kaltim itu hanya produk turunan sawit, karet dan olahan kayu. Oleh karena itu kita mencoba mencari potensi apa saja yang bisa kita ekspor langsung dari sini," ujar Kepala Balai Karantina Pertanian kelas I Samarinda, Cahyono kepada TribunKaltim.Co, Kamis (12/8/2021).

Disebutkan di antara yang memiliki potensi untuk diolah dan diekspor adalah lidi nipah, lidi sawit, gula semut atau gula merah dan hasil olahan dari sarang burung.

Baca juga: Perketat Jalur Lalu Lintas, Balai Karantina Pertanian Klas II Tarakan Minta Warga Waspada ASF

Komoditi-komoditi yang disebutkan dinilai telah memiliki pangsa pasarnyadi luar negeri, sehingga jika komoditi tersebut dapat diekspor langsung melalui Kaltim, Cahyono mengungkapkan dapat meningkatkan nilai jual terhadap produk.

"Selama ini pengeluaran komoditi pertanian dari Kalimantan Timur itu masih berupa bahan baku, jadi dikirim ke jawa dan sumatera untuk processing nya disana, jadi kita ingin dorong industrinya di Kaltim agar bisa langsung ekspor," sebutnya.

Dalam mengupayakan keinginan tersebut Balai Karantina Pertanian kelas I Samarinda, bertemu dengan Walikota Samarinda, Kamis (12/8/2021) untuk membahas hal tersebut.

Baca juga: Balai Karantina Pertanian Kelas II Tarakan Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

Cahyono mengatakan bahwa tanggapan dari Walikota Samarinda, Andi Harun tertarik untuk dapat mengolah komoditi pertanian itu di Samarinda.

"Ya pak Walikota tertarik untuk memfasilitasi pengolahan itu, karena di Kaltim memang belum ada, tentunya apabila bahan-bahan tadi diolah menjadi barang jadi, nilai jualnya tentu akan bertambah," cetus Cahyono. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved