Breaking News:

Virus Corona di Berau

Kelurahan Karang Ambun Berau Butuh Tambahan Ambulans untuk Angkut Pasien Isoman yang Dirujuk ke RSUD

Kelurahan Karang Ambun berharap mobil ambulans yang siaga tidak hanya ada satu unit. Lurah Karang Ambun, Arief Mulyono mengakui pihaknya sangat kuran

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Kelurahan Karang Ambun merujuk pasien isolasi mandiri menggunakan satu-satunya ambulans yang tersedia. TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Kelurahan Karang Ambun di Kabupaten Berau berharap mobil ambulans yang siaga tidak hanya ada satu unit.

Lurah Karang Ambun, Arief Mulyono mengakui pihaknya sangat kurang untuk sarana tersebut.

Lantaran wilayah kerjanya meliputi Puskesmas Bugis yang mencakup tiga kelurahan, yakni Gayam, Karang Ambun, Kelurahan Bugis dan hanya tersedia satu mobil ambulans tua.

“Itu sudah jadi usulan yang sangat lama, baik dari pihak Puskesmas juga, saat ini sangat diperlukan sekali. Karena warga yang isoman sering sekali dadakan dan butuh penanganan cepat untuk dibawa ke RSUD,” ungkap Arief Mulyono, Kamis (12/8/2021).

Belum lagi, ambulans tak hanya digunakan untuk evakuasi pasien, tapi juga penyemprotan disinfektan maupun kegiatan lainnya.

Baca juga: Pemkab Berau Minta Bantuan Perusahaan dalam Isolasi Terpadu Covid-19

Sementara itu, ketersediaan mobil jenazah juga tidak ada, dan pasien isolasi mandiri yang meninggal harus menunggu sarana mobil untuk mengangkut.

“Lama sekali kalau mau merujuk pasien, masih harus tunggu-tungguan, apalagi, akhir-akhir ini banyak pasien yang harus dirujuk,” bebernya.

Apalagi selain evakuasi pasien, ambulans juga dimanfaatkan untuk melakukan penyemprotan disinfektan, maupun kegiatan lainnya.

“Seharusnya, ini bisa mendapatkan perhatian serius dari Pemkab ataupun Dinas Kesehatan. Jumlahnya kan terus meningkat. Kasian yang harus dirujuk cepat, takut tidak tertolong saja,” tuturnya.

Ia membeberkan, masyarakat di Kelurahan Karang Ambun ini kurang lebih 17 ribu jiwa dengan jumlah 18 RT, apalagi ditambah dua kelurahan lain, tentu saja satu ambulans tidak memungkinkan.

Apalagi baru-baru ini, masyarakat yang berada di Jalan Dermaga pada malam hari baru bisa dievakuasi, dan menggunakan ambulans Paguyuban Kerukunan Banjar.

Baca juga: Perlahan Tenaga Medis Covid-19 di Berau akan Beralih ke Busana Gown tak Lagi Hazmat

Dia meminta agar pihak swasta juga ikut memperhatikan.

“Saya berharap pemkab atau pihak perusahaan bisa memberikan bantuan berupa ambulans, paling tidak dua ambulans lagi, satu untuk evakuasi jenazah dan satunya untuk merujuk pasien isman yang membutuhkan penanganan segera, supaya dalam menangani dan melakukan kegiatan satgas ke warga tidak ada kendala apapun,” ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved