Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Mengenal Usaha Kerajinan Xilang Menyilang di Balikpapan, Bisnis Kreatif Sekaligus Stres Relief

Bahkan tidak jarang masyarakat menganggap bahwa pekerjaan yang paling menyenangkan adalah pekerjaan yang masih berkaitan dengan hobi

Penulis: Bella Evanglista | Editor: Budi Susilo
HO/Ipeh
Ipeh, owner kerajinan tangan Xilang Menyilang, Sabtu (14/8/21). Memulai bisnisnya sejak tahun 2017, belajar secara otodidak pun dijabaninya tanpa henti hingga saat ini ia mampu membuka bisnis dari hobinya ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Tak dapat dipungkiri jika hobi merupakan salah satu cara untuk menambah pundi-pundi keuangan.

Bahkan tidak jarang masyarakat menganggap bahwa pekerjaan yang paling menyenangkan adalah pekerjaan yang masih berkaitan dengan hobi.

Hal ini lantaran kecintaan akan suatu kegiatan dapat menjadi motivasi seseorang untuk rutin mengembangkan diri di bidang tersebut.

Ipeh, seorang wanita penggemar kegiatan merajut asal Balikpapan, sudah membuktikan pernyataan tersebut.

Baca juga: Diharap Manfaatkan Tekonologi Informasi, 34 Orang Kubar Ikuti Pelatihan Usaha Kreatif

Meskipun tidak memiliki latar belakang akademis di bidang karya seni, lulusan STMIK STIKOM Balikpapan jurusan Manajemen Informatika ini tak patah arang untuk menggunakan platform apapun sebagai media belajar.

Memulai bisnisnya sejak tahun 2017, belajar secara otodidak pun dijabaninya tanpa henti hingga saat ini ia mampu membuka bisnis dari hobinya tersebut. Ia pun memilih nama Xilang Menyilang untuk usaha ini.

"Untuk saat ini saya memang belum mempekerjakan karyawan dan penjualannya pun hanya dilakukan lewat market place atau mengandalkan promosi word of mouth dari kerabat," kata Ipeh.

Kendati demikian, ia tak menipis fakta jika bisnis tersebut cukup layak dilakukan dan bisa menjadi stres relief setelah penat berkegiatan selama sehari penuh.

Baca juga: Prospek Ekonomi Kreatif Seni Mural di Balikpapan Kala Pandemi Covid-19

Kata dia, karena memang pekerjaan yang dilakukan atas dasar hobi itu tingkat tekanannya hampir tidak ada, bahkan bisa digunakan untuk mengisi waktu luang.

"Apalagi kebetulan di luar bisnis ini saya juga bekerja. Jadi merajut ini saya jadikan sebagai kegiatan untuk menghilangkan stres. Istilahnya bersenang-senang tapi dibayar," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved