Breaking News:

Virus Corona

Studi Terbaru, Ada Kabar Bahagia untuk Tenaga Kesehatan yang Telah Terima Suntikan Vaksin Sinovac

Artinya vaksin dinilai cukup efektif mencegah gejala parah untuk pasien yang terinfeksi Virus Corona.    

Editor: Januar Alamijaya
Tribunnews/Jeprima
Suasana pemberian vaksin Covid-19 Sinovac dosis pertama kepada sejumlah tenaga kesehatan (nakes) secara massal di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (4/2/2021). Peneilitian Kemenkes, vaksin dianggap efektif cegah penderita Covid-19 bergejala parah 

TRIBUNKALTIM.CO - Hasil studi terbaru dari Kemenkes Ri menemukan bukti barU terhadAp tenaga kesehatan yang menerima suntikan vaksin 2 kali.

Sebagaimana diketahui sebagian besar tenga kesehatan mendapat vaksin Sinovac.

Dari penelitian jumlah tenaga kesehatan yang dirawat akibat tertular Covid-19 cukup rendah.

Artinya vaksin dinilai cukup efektif mencegah gejala parah untuk pasien yang terinfeksi Virus Corona.    

Evaluasi efektivitas vaksin COVID-19 yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI, membuktikan bahwa vaksin mampu menurunkan risiko terinfeksi COVID-19, serta mengurangi perawatan dan kematian bagi tenaga kesehatan.

Baca juga: Ada 3 Cara untuk Download Sertifikat Vaksin Covid-19, Salah Satunya Melalui Web pedulilindungi.id

Melansir Tribunnews dalam artikel berjudul Studi Terbaru Tunjukan Efektivitas Vaksin Covid-19 Cegah Perawatan dan Kematian  ,Studi ini dilakukan terhadap 71.455 tenaga kesehatan di DKI Jakarta meliputi perawat, bidan, dokter, teknisi, dan tenaga umum lainnya sepanjang periode Januari-Juni 2021.

Studi mengamati kasus konfirmasi positif COVID-19, perawatan, dan kematian karena COVID-19 pada tiga kelompok tenaga kesehatan yaitu mereka yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama, vaksinasi lengkap (dosis kedua), dan yang belum divaksinasi.

Para tenaga kesehatan ini mayoritas mendapatkan vaksin Sinovac.

Perlu diketahui bahwa saat laporan tersebut diturunkan, ada 143.000 orang SDM Kesehatan di DKI Jakarta telah divaksinasi dosis pertama dan 125.431 orang telah divaksinasi dosis kedua.

Studi dilakukan dalam kondisi pandemi yang dinamis, mengingat sepanjang Januari-Juni 2021 terjadi beberapa gelombang peningkatan kasus COVID-19 serta dinamika komposisi Variants of Concern yaitu adanya mutasi varian Delta, baik di wilayah DKI Jakarta maupun nasional.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved