Berita Kukar Terkini
Video Sempat Viral, Lurah Salok Api Darat Kukar Minta Maaf
Bahkan, perselisihan itu juga sempat viral karena video seorang ibu yang protes ke pihak kelurahan tersebut tersebar luas di media sosial.
Penulis: Aris Joni | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG- Camat Samboja, Ahmad Nur Khalis akhirnya mempertemukan kedua belah pihak yang berseteru, terkait adanya dugaan bantuan sembako dari warga untuk masyarakat yang jalani isolasi mandiri (Isoman) yang dilelang pihak kelurahan Salok Api Darat.
Bahkan, perselisihan itu juga sempat viral karena video seorang ibu yang protes ke pihak kelurahan tersebut tersebar luas di media sosial.
Dalam video pertemuan yang dimediasi Camat Samboja tersebut di rumah Zainal Arifin, selaku suami dari Desi yang mendatangi kantor Lurah Salok Api Darat tersebut, turut hadir Lurah Salok Api Darat Agus Haryono, Ketua Lembaga Adat Paser Kelurahan Salok Api Darat dan Zainal Arifin yakni suami dari Desi.
Dalam pertemuan itu, Camat Samboja, Ahmad Nur Khalis mengatakan, dirinya mendapat banyak masukan dari Zainal Arifin yang juga ketua KPM di Keluarahan Salok Api Darat, yang meminta adanya sinegitas yang baik antara Satgas kelurahan dan masyarakat dalam berbagai hal, termasuk kegiatan sosial yang berkenaan penanganan covid-19.
Baca juga: Kades Loh Sumber di Kukar Siapkan Gedung Isolasi Terpusat demi Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19
“Beliau (Zainal Arifin) terbuka untuk membantu, itu saran dari beliau,” ujarnya.
Sementara itu ucap dia, dalam pertemuan itu juga dirinya mendapat masukan dari Desi, perempuan yang mendatangi kantor lurah tersebut untuk meminta bantuan dari keluarga Desi dan masyarakat, yang sisihkan untuk warga isoman yang membutuhkan dapat disalurkan dengan amanah dan dilaporkan dengan baik dan transparan kepada masyarakat.
“Supaya timbul rasa percaya, dan masyarakat timbul rasa ingin membantu kembali,” ucapnya.
Masukan tersebut ucap Khalis, menjadi catatannya dan pihaknya di Satgas Kecamata, n juga akan bertanggung jawab memonitor pelaksanaan penanganan covid-19 di tingkat kelurahan.
“Kita juga masih banyak kekurangan dan itu menjadi catatan bagi kami,” tegasnya.
Sementara itu, Lurah Salok Api Darat, Agus Haryono meminta maaf jika dalam pendistribusian bantuan tersebut tidak sesuai dengan keinginan dari donatur.
“Tapi kami akan semaksimal mugkin mendistribusikan bantuan itu sesuai laporan yang ada di dalam tim itu sendiri,” katanya.
Baca juga: Viral Video tak Senonoh pada Patung di Museum Mulawarman Kukar, Pelaku Minta Maaf
Dirinya juga memohon maaf kepada donatur jika sistem yang dilaksanakannya tidak berkenan.
Namun ia menegaskan, tidak ada niat sedikitpun untuk menyelewengkan bantuan tersebut.
“Kmi mohon maaf yang sebesar-besarnya,” pungkas Lurah Salok Api Darat tersebut.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/suasana-pertemuan-yang-dimediasi-camat-samboja-hocamat-samboja.jpg)