Rabu, 22 April 2026

Amalan dan Doa

Saat Anda Sakit Adalah Ujian dari Allah SWT, Ini Bacaan Doa Agar Cepat Diberi Kesembuhan

Saat Anda Sakit Adalah Ujian dari Allah SWT, Ini bacaan doa agar cepat diberi kesembuhan

Editor: Nur Pratama
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi anak sedang berdoa 

TRIBUNKALTIM.CO - Saat Anda Sakit Adalah Ujian dari Allah SWT, Ini bacaan doa agar cepat diberi kesembuhan

Setiap orang yang hidup di dunia ini pasti pernah merasakan sakit.

Sakit yang dirasakan setiap satu dengan orang yang lain tentunya berbeda-beda.

Rasa sakit terkadang membuat sebagian orang menyerah dan putus asa.

Padahal, dengan penyakit itulah Allah SWT akan menghapuskan dosa-dosa kita.

Ada banyak sekali hikmah yang dapat kita ambil saat mengalami sakit.

Pertama, sakit bisa menghindari kita dari siksa api neraka.

Kedua, sakit bisa menjadi penghapus dosa bagi kita.

Seperti sabda Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Muslim, “Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan juga kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengannya dosa-dosanya.”

Baca juga: Bacaan Niat, Tata Cara, Doa Sholat Taubat Nasuha, Tidak Melakukannya Lagi dan Mohon Ampun

Baca juga: Doa Bangun Tidur dan Ini Adabnya Sesuai Sunnah Bisa Anda Amalkan, Mencuci Kedua Tangan 3 Kali

Ketiga, sakit bisa menjadi sumber kebaikan bagi seseorang jika dia bersabar.

Sebagai umat Muslim, kita dianjurkan untuk memohon kesembuhan kepada Allah SWT saat diuji dengan sakit.

Begitu juga ketika ada keluarga atau saudara yang menderita penyakit tertentu, sudah seharusnya kita menjenguk dan mendoakannya agar cepat sembuh.

Membaca doa bagi orang yang sedang mengalami sakit merupakan salah satu amalan terpuji yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Hal ini sebagai bentuk permohonan yang ditujukan kepada Allah SWT agar seseorang yang sedang sakit cepat diberi kesembuhan.

Berikut bacaannya:

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ, مذْهِبِ الْبَأْس, اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لاَ شِفَآءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

“ Ya Allah, Rabb manusia Yang Menghilangkan kesusahan, berilah kesembuhan, Engkaulah Zat Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada yang mampu menyembuhkan kecuali Engkau, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain” (HR Bukhari 541).

Tidak ada yang mampu memberikan kesembuhan dari penyaki-penyakit tersebut selain Allah Ta’ala.

Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan yang berasal dari-Nya.

Tidak ada yang mampu menyembuhkan kecuali Dia.

Hal ini seperti dikatakan Nabi Ibrahim ‘alaihis salaam dalam Al Qur’an :

وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ

“Dan apabila aku sakit. Dialah (Allah) yang menyembuhkanku” (As Syu’araa: 80).

Maksudnya, Allah semata yang memberikan kesembuhan, tidak ada sekutu bagi-Nya dalam memberikan kesembuhan.

Oleh karena itu wajib bagi hamba memiliki keyakinan yang mantap bahwasanya tidak ada yang mampu menyembuhkan kecuali Allah.

Selain itu, jika kamu merasa bagian tubuhmu sakit, maka ada cara mengobati anggota tubuhmu yang sakit tersebut sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW.

Ini adalah salah satu doa yang bisa diamalkan ketika anggota tubuh ada yang sakit.

Doa ini juga termasuk bacaan ruqyah sederhana, yang bisa diamalkan oleh penderita sakit itu sendiri.

Misalnya jika sedang mengalami sakit gigi, tangan keseleo, atau kaki yang keseleo, caranya:

Pegang bagian tubuh yang sakit lalu membaca:

(3x) بِاسْمِ اللَّهِ

(7x) أَعُوذُ بِاللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ

“Bismillah (3 x)

A’udzu billahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaadzir (7 x)”

[Dengan menyebut nama Allah, dengan menyebut nama Allah, aku berlindung kepada Allah dan kuasa-Nya dari kejelekan yang aku dapatkan dan aku waspadai] (HR. Muslim no. 2202)

Apabila kamu ingin menjenguk seseorang yang sedang sakit, ada beberapa doa dan adab yang bisa kamu amalkan.

Berikut doa dan 6 adab menjenguk orang sakit, memberi yang diinginkan hingga melarang berharap kematian.

Islam adalah agama yang sempurna dan mengajarkan umatnya untuk berperilaku baik dalam kehidupan sehari-hari.

Rasulullah SAW memberikan contoh beraktivitas mulai dari kita membuka mata hingga kembali memejamkan mata.

Dalam hidup, seorang muslim dianjurkan untuk melakukan kegiatannya sesuai dengan adab yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.

Semisal adab tidur, makan dan minum, saat di kamar mandi, berpakaian bahkan saat bertamu atau menjenguk orang sakit.

Sebagai seorang muslim, menjenguk dan menghibur orang yang sedang sakit adalah sebuah amal kebaikan tersendiri.

Hal ini lantaran kita akan membuat orang sakit yang kita tengok akan lebih optimis dan bahagia.

Berikut doa dan 6 adab menjenguk orang sakit yang diajarkan Rasulullah SAW:

1. Mendoakan

Ketika kita menjenguk orang sakit, maka mendoakan kesembuhan adalah adab yang paling diutamakan.

Dari Abdul Aziz dia berkata;

"Aku dan Tsabit pernah mengunjungi Anas bin Malik, lalu Tsabit berkata; “Wahai Abu Hamzah, aku sedang menderita suatu penyakit.” Maka Anas berkata; “Maukah kamu aku ruqyah dengan ruqyah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam?” dia menjawab; “Tentu.” Anas berkata; “ALLAHUMMA RABBAN NAASI MUDZHIBIL BA`SA ISYFII ANTA SYAAFI LAA SYAAFIYA ILLA ANTA SYIFAA`AN LAA YUGHAADIRU SAQAMA (Ya Allah Rabb manusia, dzat yang menghilangkan rasa sakit, sembuhkanlah sesungguhnya Engkau Maha Penyembuh, tidak ada yang dapat menyembuhkan melainkan Engkau, yaitu kesembuhan yang tidak menyisakan rasa sakit).”(HR Bukhari no 5301)

2. Memberi semangat

Selain mendoakan, saat menjenguk orang sakit yang bisa kita lakukan adalah memberi semangat.

Dengan memberi semangat, orang sakit akan semakin kuat, tidak sedih dan berpikir positif.

Menguatnya mental orang yang sakit diharapkan bisa memberikan sugesti positif sehingga lebih cepat pulih.

Dari Ibnu Abbas radliallahu ‘anhuma bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah menjenguk seorang Arab badui, Ibnu Abbas melanjutkan; “Setiap kali beliau menjenguk orang sakit, maka beliau akan mengatakan kepadanya: “Tidak apa-apa, Insya Allah baik-baik saja.” Ibnu Abbas berkata; lalu aku bertanya; “Baik?!, tidak mungkin, sebab penyakit yang di deritanya adalah demam yang sangat kritis, yang apabila diderita oleh orang tua akan menyebabkannya meninggal dunia.” Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Kalau begitu, memang benar.”(HR Bukhari no 5224)

3. Memberikan yang diinginkan

Hal ini pernah ditunjukkan oleh Rasulullah.

Pada kitab Sunan Ibn Majah menceritakan bahwa Rasulullah saw pernah menjenguk seorang lelaki kemudian beliau bertanya, “Apakah engkau menginginkan sesuatu? Mau kue?” lelaki itu menjawab “Ya”. Rasul SAW pun mencarikan kue untuknya.

Tentu hal ini bisa dilakukan jika memang kita mampu untuk memenuhi keinginan orang sakit tersebut.

4. Menunjukkan kepedulian

Ketika menjenguk orang sakit, tunjukkan bahwa kita benar-benar peduli pada kondisinya. Tanyakan tentang perkembangan kesehatan dan hal lainnya untuk menunjukkan simpati kepadanya.

Dari Ibn Sinni Rasulullah saw. bersabda:

مِنْ تَمَامِ الْعِيَادَةِ أَنْ تَضَعَ يَدَكَ عَلَى الْمَرِيْضِ، فَتَقُوْلُ: كَيْفَ أَصْبَحْتَ؟ أَوْ كَيْفَ أَمْسَيْتَ؟

Di antara kesempurnaan menjenguk adalah engkau meletakkkan tangannya pada bagian tubuh orang yang sakit sambil bertanya, “Bagaimana keadaanmu pagi ini? Atau bagaimana keadaanmu sore ini?

5. Melarang berharap kematian

Beberapa orang yang sakit biasanya akan lebih mudah mengalami putus asa sehingga lebih mengharapkan kematian datang menjemput.

Namun sebaiknya kita berikan nasihat untuk tidak menyerah dan berharap pada kematian.

Sebagaimana yang ditunjukkan Rasul ketiak mengunjungi pamannya,

“Wahai paman! Janganlah engkau mengharap kematian. Sebab bila selama ini engkau berbuat baik, kemudian (umurmu) ditangguhkan, maka itu adalah kebaikan yang ditambahkan kepada kebaikanmu dulu, dan itu baik bagimu. Bila selama ini engkau berbuat tidak baik, kemudian (umurmu) ditangguhkan, lalu engkau diberi kesempa- tan untuk bertaubat dari kesalahanmu, maka itu pun baik pula bagimu. Maka janganlah engkau mengharap kematian.” (HR. Ahmad dan Hakim)

6. Membawa buah tangan

Tak hanya datang untuk menjenguk, jika kita memiliki rezeki berlebih maka sebaiknya kita membawa hadiah atau buah tangan agar hatinya semakin senang.

Sebagaimana sabda Rasul dimana kita sebaiknya sering memberikan hadiah untuk mempererat persaudaraan.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, tahaadu tahaabbu,

تَهَادَوْا تَحَابُّوا

“Salinglah memberi hadiah, maka kalian akan saling mencintai.” (HR. Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrod, no. 594. Hadits ini dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam Al-Irwa’, no. 1601. Syaikh Musthofa Al-‘Adawi dalam catatan kaki Fiqh Al-Akhlaq menyatakan bahwa sanad haditsnya hasan dengan syawahidnya)

Artikel ini telah tayang di TribunStyle.com dengan judul : Jangan Putus Asa, Ini 3 Hikmah Ketika Kamu Diuji Sakit, Lengkap dengan Doa Minta Kesembuhan

Sumber: TribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved