Breaking News:

Penerapan Mandatori B30, Petani Sawit Mulai Nikmati Hasil

Masa pandemi Covid-19, sektor pertanian adalah salah satu primadona ekspor Indonesia.

Editor: Diah Anggraeni
Tribunnews.com/Dany Permana
Hingga pertengahan tahun ini, harga TBS kelapa sawit di Tanah Air terus bertengger tinggi. Hal ini disebabkan dari berbagai upaya yang dilakukan pemerintah. Mulai dari penetapan UU Cipta Kerja yang dipimpin oleh Menko Perekonomian yang juga Ketua Komite Pengarah BPDPKS, Airlangga Hartarto, hingga kebijakan mandatori B30. 

TRIBUNKALTIM.CO – Masa pandemi Covid-19, sektor pertanian adalah salah satu primadona ekspor Indonesia.

Ini ditunjukkan oleh komoditas kelapa sawit yang menunjukkan tren positif.

Hingga pertengahan tahun ini, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Tanah Air terus bertengger tinggi.

Hal ini disebabkan dari berbagai upaya yang dilakukan pemerintah.

Mulai dari penetapan UU Cipta Kerja yang dipimpin oleh Menko Perekonomian yang juga Ketua Komite Pengarah Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Airlangga Hartarto hingga kebijakan mandatori biodiesel 30 (B30).

Baca juga: Sepekan PPKM, Menko Airlangga Ungkap Kasus Covid-19 di Luar Jawa-Bali Menurun

Berdasarkan laporan dari anggota DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) di 22 provinsi dan 136 kabupaten menunjukkan tren positif harga TBS sawit.

Petani sawit pun mendapatkan kado terindah sepanjang sejarah Republik Indonesia berdiri.

Kesejahteraan petani sawit pun kini meningkat.

"Ini kado terindah bagi petani sawit di Indonesia. Sepanjang republik ini berdiri, baru tahun ini petani menikmati manisnya harga TBS," ujar Ketua Umum DPP Apkasindo, Dr (cn) Ir Gulat Manurung, MP.C.APO di sela-sela upacara HUT ke-76 RI, Selasa (17/8/2021).

Beberapa tahun sebelumnya, harga TBS sempat anjlok akibat dampak kampanye hitam produk sawit dari beberapa negara Uni Eropa.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved