Breaking News:

PLN Berikan Kado Kemerdekaan bagi Masyarakat Kaltim dan Kaltara

Masih dalam rangka peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI, PLN memberikan sebuah kado manis kepada masyarakat Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara

Editor: Diah Anggraeni
HO/PLN
Masih dalam rangka peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI, PLN memberikan sebuah kado manis kepada masyarakat Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara dengan telah mengalirnya listrik ke 24 desa terpencil pada Kamis (19/8/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO - Masih dalam rangka peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI, PLN memberikan sebuah kado manis kepada masyarakat Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara dengan telah mengalirnya listrik ke 24 desa terpencil pada Kamis (19/8/2021).

Kini, masyarakat dapat tersenyum bahagia karena telah merdeka dari kegelapan dan bisa menikmati listrik PLN untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Desa berlistrik yang diresmikan tersebar di 7 kabupaten yaitu 13 Desa di Krayan, Kabupaten Nunukan yang terdiri dari Kelompok Desa Terang Baru dan Kelompok Desa Brian Baru; 2 Desa di Kabupaten Kutai Timur, yaitu Desa Cipta Graha dan Desa Mukti Lestari; 1 Desa di Kabupaten Tana Tidung yakni Desa Seputuk; 2 Desa di Kabupaten Kutai Barat yaitu Desa Jambu Makmur dan Desa Muara Gusik; 1 Desa di Kabupaten Kutai Kartanegara yakni Desa Perian; 4 Desa di Kabupaten Paser yaitu Desa Lomu, Desa Riwang, Desa Perapat, dan Desa Sungai Batu; dan 1 Desa di Kabupaten Berau yakni Desa Sidobangen, Kelay.

Baca juga: Layanan Pasang Baru Listrik Semakin Cepat, PLN Sambung 91.411 Pelanggan di Sumatera dan Kalimantan

Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PLN, Muhammad Ikbal Nur menjelaskan bahwa dalam merampungkan proyek infrastruktur ketenagalistrikan bagi 24 desa tersebut, PLN telah menggelontorkan nilai investasi mencapai Rp 47,5 miliar.

"Dengan dinyalakannya 24 desa berlistrik ini terdapat potensi sambungan pelanggan baru sebanyak 2.378 pelanggan yang tersebar di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara," ujar Ikbal.

Ikbal yang pada acara peresmian tersebut didampingi oleh General Manager PLN UIW Kaltimra, Saleh Siswanto menyatakan dengan bertambahnya desa yang sudah dialiri listrik PLN, kini rasio desa berlistrik di Kalimantan Timur menjadi 79.29 persen dengan rasio elektrifikasi sebesar 94.79 persen, sedangkan di Kalimantan Utara sebesar 64.11 persen rasio elektrifikasi sebesar 96.64 persen.

"Dari jumlah total sebanyak 1038 desa yang ada di Kalimantan Timur, PLN sudah melistriki 823 desa, sehingga masih ada 215 desa yang belum terlistriki. Sementara di Kalimantan Utara, dari 482 desa, PLN telah melistriki 309 desa dan masih ada 173 desa yang belum dilistriki. Kami berkomitmen untuk mewujudkan rasio desa di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara 100 persen pada tahun 2022," jelas Ikbal.

Dalam acara peresmian yang digelar secara daring, Pemerintah Kalimantan Timur yang diwakili Asisten Perekonomian Dan Administrasi Pembangunan Sekda Provinsi Kaltim, Abu Helmi mengapresiasi PLN yang telah bekerja keras mengalirkan listrik ke desa terpencil di Kalimantan Timur.

Pihaknya mengatakan siap bersinergi untuk mengawal proyek pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

"Kami siap memberikan dukungan penuh untuk membantu PLN apabila dalam perjalanan melistriki negeri terdapat kendala di lapangan. Sinergi yang telah terjalin baik harus ditingkatkan demi pemerataan listrik di Kalimantan Timur," kata Abu Helmi.

Baca juga: PLN Sukses Lakukan Uji Coba Perdagangan Emisi Karbon di Pembangkit Listrik

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved