Berita Tana Tidung Terkini

Soal Pemadaman Listrik Bergilir di Tana Lia, Manager PLN UP3 Kaltara Sampaikan Penyebabnya

Pemadaman listrik bergilir di Tana Lia, Manager PLN UP3 Kaltara, Suparje Wardiyono mengaku tengah berupaya maksimalkan mesin di Tana Lia untuk beroper

Penulis: Risnawati | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/RISNAWATI
Manajer PLN UP3 Kalimantan Utara, Suparje Wardiyono saat audiensi bersama Pemerintah Kabupaten Tana Tidung melalui zoom meet, Rabu (18/8/2021) kemarin. TRIBUNKALTIM.CO/RISNAWATI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA TIDUNG - Pemadaman listrik bergilir di Tana Lia, Manager PLN UP3 Kaltara, Suparje Wardiyono mengaku tengah berupaya maksimalkan mesin di Tana Lia untuk beroperasi.

Jika terjadi devisit nantinya, diharapkan tetap maksimal pada saat beban puncak.

"Jadi beban puncak itu kalau teorinya pukul 17.00 sampai 22.00. Tapi nanti melihat dari beban yang ada. Kalau mencukupi, maka tidak akan dilakukan pemadaman.

Kalaupun dikurangi, ya nanti jam 21.30 akan dimajukan kembali, dan itu bergilir. Mudah-mudahan mencukupi pada saat beban puncak," ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya juga akan mengupayakan mesin unit 4, dan sparepart yang saat ini dalam proses pengiriman dari Kota Tarakan.

Baca juga: Anggota DPRD Tana Tidung Harapkan PLN Segera Perbaiki Jaringan Listrik di Tana Lia

Termasuk mesin yang ada di Desa Mara 1 Kabupaten Bulungan. Jika mesin tersebut bisa beroperasi, maka akan ada tambahan mesin lagi.

Sehingga nantinya berstatus mencukupi, selain memaksimalkan mesin unit 4.

"Jika sparepart yang dari Tarakan dipasang dan bisa beroperasi, maka akan ada tambahan mesin. Sehingga posisi stand by, bisa memback up pasokan yang ada," katanya.

Dia berharap dalam minggu ini, mesin unit 4 dapat beroperasi dan memback up daya di Tana Lia dalam waktu dekat.

Selain itu, pihaknya pun akan merelokasikan mesin yang ada di Sekatak untuk Tana Lia.

"Jadi mesin itu bisa menambah back up di Tana Lia, sebagian juga akan kami kirim ke Krayan," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved