Berita Balikpapan Terkini

Menilik Bisnis Kecantikan di Balikpapan, Dalam Sebulan Mi Glow Raih Rp 3 Miliar

Bisnis kuliner dan fashion dipercaya tidak akan pernah mati.Namun selain kedua bisnis tersebut, bisnis kecantikan dan perawatan kulit belakangan ini

Penulis: Bella Evanglista | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/BELLA EVANGLISTA
Produk skincare Mi Glow asal Balikpapan, Sabtu (21/8/2021).TRIBUNKALTIM.CO/BELLA EVANGLISTA 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- Bisnis kuliner dan fashion dipercaya tidak akan pernah mati.

Namun selain kedua bisnis tersebut, bisnis kecantikan dan perawatan kulit belakangan menjadi salah satu yang cukup banyak diminati.

Tingginya permintaan pada sektor non-esensial ini, membuat peluang bisnis di bidang kecantikan pun merangkak naik.

Hal ini diakui Sartika Deasy, wanita di balik produk perawatan kulit Mi Glow asal Balikpapan.

Meskipun baru dibentuk pada tahun 2019, ia mengaku bahwa penjualan produk dari merek ini justru meledak selama pandemi.

Baca juga: Apa Itu Fetish Mukena? Seorang Model Mengaku jadi Korban, Berawal Menang Kontes Kecantikan di Malang

"Bahkan untuk seluruh daerah Indonesia, penjualan kami sudah mencapai 100 ribu paket.

Selain itu, kami juga melakukan penjualan ke luar negeri, seperti Malaysia, Thailand, dan Singapore.

Jadi memang bisa dikatakan, bisnis kecantikan memiliki peluang yang cukup bagus beberapa tahun terkahir," ungkapnya.

Menurut Sartika, kemungkinan hal ini juga disebabkan oleh harga murah yang dibanderol produk Mi Glow jika dibanding dengan produk serupa.

"Kebetulan produk yang kami jual memang menyasar pasar low-middle, sehingga harga yang dipatok pun cukup murah yaitu Rp 160 ribu per paket," jelasnya.

Adapun produk yang sudah mendapatkan izin BPOM ini, meliputi cream yang dapat dipakai pagi dan malam, toner, dan face wash atau sabun cuci muka yang diklaim aman digunakan untuk semua jenis kulit.

"Bisa dibilang ini merupakan salah satu strategi bisnis kami. Itulah mengapa kami memilih tempat produksi di Yogyakarta, karena biaya operasional di sana jauh lebih murah sehingga harga jual yang kami patok pun masih bisa dibeli oleh kalangan kelas menengah ke bawah," ujarnya.

Meskipun konsumen yang disasarnya bukan dari kalangan menengah-atas, wanita 32 tahun ini mengaku bahwa omzet penjualannya mampu mencapai angka fantastis.

Tak tanggung-tangung, dalam sebulan Sartika dapat mengantongi hingga Rp 3 miliar.

Baca juga: Amanda Manopo Kini Rambah Bisnis Kecantikan, Ibunda Ungkap Rahasia Penampilan Lawan Main Arya Saloka

"Meskipun penjualan sudah mencapai jumlah yang cukup besar, namun kita tetap harus melakukan inovasi guna memenuhi permintaan konsumen," lanjut Sartika.

Terkait hal ini, wanita tersebut mengatakan bahwa saat ini dirinya tengah mempersiapkan beberapa rencana termasuk di antaranya launching produk baru dan membuka klinik kecantikan.

"Dalam berbisnis kita harus terus mawas diri. Jangan pernah puas, selalu lakukan inovasi," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved