Breaking News:

Badminton

Dikabarkan Pensiun Usai Olimpiade, Greysia Polii Ternyata Masih Bela Indonesia di 2 Turnamen Besar

Faktor usia dan keluarga menjadi alasan Greysia Polii memutuskan pensiun. Namun ternyata ada kabar terbaru terkait kabar pensiunnya Greysia Polii 

(Alexander NEMENOV/AFP)
Apriyani Rahayu dari Indonesia dan Greysia Polii dari Indonesia (kiri) merayakan kemenangannya setelah memenangkan pertandingan final bulu tangkis ganda putri melawan Jia Yifan dari China dan Chen Qingchen dari China pada Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo. Senin (2 Agustus 2021). Pelatih Greysia Polii, Eng hian membocorkan rencana pensiun anak didiknya 

"Indonesia Raya hanya dinyanyikan pada saat dua event. Kedatangan presiden atau keberhasilan atlet. Alhamdulillah mereka berdua bisa menjadi kontributor," ucap Anies, Sabtu (14/8/2021). 

Lebih dari itu, Anies juga mengabadikan nama keduanya di Gedung Multi Sport Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) Ragunan, Jakarta Selatan.

Kini bangunan gedung itu ada yang diberi nama Sasana Emas Greysia - Apriyani.

Sebelumnya, Greysia Polli-Apriyani menyabet emas usai memetik kemenangan pada laga final melawan ganda puteri asal Tiongkok, Chen Qing-Jia Yi Fan, di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, pada 2 Agustus lalu.

Greysia-Apriyani menang dua gim langsung 21-19, 21-15.

Menanggapi soal namanya yang dicatut di salah satu gedung di PPOP, Greysia dan Apriani mengaku terharu.

"Yang kami tidak pernah sangka-sangka adalah gedung ini dinamai sesuai dengan nama dan prestasi kami di olimpiade," kata Gerysia.

Lebih lanjut, Gerysia dan Apriyani merasa bangga karena bisa menjadi satu di antara warga negara yang mampu memberi kontribusi untuk Indonesia.

Greysia meminta kepada para atlet, terkhusus atlet anak-anak untuk tidak takut bermimpi.

"Untuk anak-anak muda, kita gak perlu mikir kita dapat apresiasi apa, hadiah apa, trus gali potensi kita selagi kita masih muda. Jalani setiap proses untuk mendapatkan hal yang diinginkan," ucap Greysia yang kemudian direspons dengan tepuk tangan para hadirin.

Baca juga: Daftar Guyuran Bonus yang Diterima Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Spesial dari Arief Muhammad

Sebagain Informasi, Greysia dan Apriyani merupakan pasangan bulu tangkis didikan Klub Jaya Raya.

Sejak berdiri tahun 1976, Klub Jaya Raya telah mempersembahkan empat medali emas bagi Indonesia.

Prestasi sebelumnya dipersembahkan oleh Susy Susanty pada Olimpiade Barcelona 1992, kemudian ganda putera Chandra Wijaya dan Tony Gunawan di Olimpiade Sydney 2000.

Kemudian, pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan di Olimpiade Beijing 2008, dan yang paling baru yakni pasangan ganda puteri Greysia dan Apriani di Olimpiade Tokyo 2020. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved