Breaking News:

Berita DPRD Kalimantan Timur

Pansus Barang Milik Daerah Gelar RDP Lanjutan di Balikpapan, Inventarisasi Aset Pemprov Kaltim

Anggota Pansus Barang Milik Daerah (BMD) DPRD Provinsi Kalimantan Timur kembali melakukan rapat dengar pendapat (RDP) di Hotel Royal Suite Balikpapan,

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas DPRD Kaltim
Pansus Barang Milik Daerah DPRD Kaltim saat menggelar rapat dengar pendapat di Balikpapan, Kamis (19/8/2021). Pertemuan ini sekaligus meninjau dan menginventaris aset Pemprov Kaltim di Kota Minyak. 

TRIBUNKALTIM.CO - Anggota Pansus Barang Milik Daerah (BMD) DPRD Kaltim kembali melakukan rapat dengar pendapat (RDP) di Hotel Royal Suite Balikpapan, Kamis (19/8/2021).

Pertemuan sekaligus dalam upaya meninjau dan menginventarisir aset-aset Pemerintah Provinsi Kaltim di wilayah Kota Balikpapan.

Baca juga: Capaian Vaksinasi Baru 20 Persen, Pusat Harus Perhatikan Kebutuhan Vaksin di Kaltim

Selain Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo, pertemuan tersebut juga dihadiri Kepala Biro Ekonomi H Nazrin serta sejumlah OPD dan instansi terkait seperti Biro Ekonomi, Biro Umum, Perusda Melati Bhakti Satya dan perwakilan Hotel Royal Suit.

"Sebagaimana tujuan dari Pansus BMD adalah untuk membuat Raperda sebagai payung hukum atas aset dan menginventarisasi kembali aset yang berada di Provinsi Kalimantan Timur. Data-data terkait seluruh aset pemerintah harus direkap dengan baik," kata Sigit saat membuka rapat.

Sementara itu dalam pertemuan yang diikuti oleh anggota Pansus BMD Sutomo Jabir, dirinya menyinggung terkait sertifikat seperti adanya SHM beberapa daerah yang sertifikatnya masih dipegang oleh pemerintah provinsi.

"Posisi data tersebut harus diperjelas sesuai tupoksi-nya," sebutnya dalam pertemuan yang juga diikuti anggota Pansus Ali Hamdi, H Baba, Bagus Susetyo, dan Syafruddin.

Merespons hal itu, Perusda Melati Bhakti Satya (MBS) yang diwakili  Direktur Operasional MBS) Rano Hardani menjelaskan, SHM berada di MBS.

Baca juga: Pansus Ketahanan Keluarga Terus Perkaya Materi, Lakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Paser

Dirinya juga menjelaskan, ada beberapa aset yang berada di kawasan Provinsi Kaltim, seperti aset pesawat berjumlah 3 buah yang sebelumnya mangkrak sudah diselesaikan kontraknya hanya menunggu 2 kontrak.

Harapannya dalam enam bulan ke depan, ketiganya dapat diselesaikan dan dapat digunakan.

Kemudian ada beberapa aset seperti kerja sama pihak Hotel Blue Sky dengan Hotel Pandurata, tanah dan bangunan eks Puskib, lahan eks Lamin Indah.

Kendati demikian, disayangkan oleh anggota pansus, pertemuan tersebut dinilai tidak tercapai karena pihak BPKAD tidak bisa menghadiri rapat terkendala kebijakan PPKM. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved