Jumat, 24 April 2026

Olimpiade

Gresysia Polii dan Apriyani Rahayu Dapat Bonus dari Crazy Rich Malang, Jumlahnya Fantastis

Tak hanya kepada Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, pria yang juga dikenal dengan sebutan Crazy Rich Malang itu juga memberikan bonus kepada seluruh a

Pedro PARDO / AFP
Atlet Indonesia Apriyani Rahayu (kanan) dan Greysia Polii Indonesia bereaksi dengan medali emas bulu tangkis ganda putri mereka pada upacara selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021. pasangan gandaa putri bulu tangkis tersebut mendapatkan bonus istimewa dari Crazy Rich Malanhg 

TRIBUNKALTIM.CO -  Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2021, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu mendapatkan bonus dari pengusaha asal Malang, Gilang Widya Pramana.

Tak hanya kepada Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, pria yang juga dikenal dengan sebutan Crazy Rich Malang itu juga memberikan bonus kepada seluruh atlet yang meraih medali di Olimpiade Tokyo 2021.

Bonus yang diberikan oleh Gilang Widya Pramana bervariasi tergantung medali yang didapat.     

Hal ini juga merupakan bukti dari janji pemilik Owner J99 Corp itu yang sbelumnya mengatakan  akan memberikan bonus besar kepada atlet Indonesia yang berhasil meraih medali di Olimpiade Tokyo 2020.

Indonesia berhasil mengumpulkan medali di Olimpiade Tokyo 2020. Tidak hanya Ganda Putri Indonesia, Greysia/Apriyani, juga atlet lainnya seperti Anthony Sinisuka Ginting (Tunggal Putra Bulu tangkis), Rahmat Abdullah (Angkat Besi) dan Windy Cantika Aisah (Angka Besi) yang meraih perunggu.

Baca juga: Dikabarkan Pensiun Usai Olimpiade, Greysia Polii Ternyata Masih Bela Indonesia di 2 Turnamen Besar

Serta Eko Yuli Irawan (Angkat Besi) yang meraih medali perak. Masing-masing atlet yang meraih medali emas akan mendapatkan bonus sebesar Rp 500 Juta, medali perak sebesar Rp 250 Juta dan medali perunggu sebesar Rp 100 Juta.

"Selamat untuk para atlet yang sudah mengharumkan nama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 dan terima kasih sudah menyumbangkan medali untuk Indonesia. Semangat terus, maju terus olahraga Indonesia dan harumkan nama Indonesia di kancah Internasional," ungkap Gilang Widya Pramana pada acara Apresiasi Atlet Tim Indonesia peraih medali Olympiade Tokyo 2020 dan pengukuhan para atlet peraih medali olympiade menjadi brand Ambassador MS Glow di kantor J99 Corp Tower jalan raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan Minggu (22/8/2021), sebagimana dilansir dari Tribunnews dalam artikel berjudul Peraih Medali Olimpiade Tokyo 2020 Terima Bonus dari Crazy Rich Malang 

Menurut bos Juragan 99 bahwa selain bonus miliaran, dirinya juga memfasilitasi transportasi bus selama kejuaraan itu berlangsung.

"Selain bonus terhadap peraih medali Olimpiade, J99 Corp juga menyediakan fasilitas bus bagi para atlet dan tim ofisial Olimpiade 2020 Tokyo. Siapa tahu gerakan saya ini bisa menjadi inspirasi pengusaha lain," tutur Gilang Widya Pramana.

Gilang Widya Pramana mengaku sengaja memberi perhatian lebih terhadap sektor olahraga. Sebab, olahraga merupakan bentuk investasi tertinggi bagi setiap manusia. Dengan berolahraga, lanjut Gilang, tubuh menjadi sehat.

"Semangatnya adalah kami ingin Indonesia sebagai negara yang kuat dan hebat dapat mengutamakan olahraga. Untuk semua atlet, jangan lupa berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia di dunia," kata Gilang Widya Pramana.

Shandy Purnamasari, fonder MS Glow yang juga istri Gilang Widya Pramana mengatakan para atlet periah medali di olympiade dikukuhkan menjadi brand ambassador MS Glow selama 6 bulan.

"Greysia dan Apriyani akan mengajak perempuan Indonesia untuk maju bersama serta memberikan motivasi agar tetap bangkit dan tetap bersinar untuk seluruh perempuan di Indonesia. Sesuai dengan campaign Saatnya Bersinar yakni mengajak seluruh wanita Indonesia untuk merawat dan mempercantik diri dengan mengembangkan value serta potensi diri mereka," urai Shandy.

Sementara itu, Ketua Komite Olah Raga Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari mengatakan dirinya sangat mengapresiasi bos J99 Corp Gilang Widya Pramana yang memperhatikan para atlet yang berprestasi dalam event olympiade Tokyo, baru-baru ini. Okto, sapaan karib Raja Sapta, berharap agar pengusaha lebih peduli terhadap prestasi olahraga di Tanah Air. Dengan demikian, peningkatan prestasi Merah Putih dapat cepat tercapai.

"Kami berharap banyak pengusaha seperti Gilang Widya Permana dan Sandi Purnamasari di Indonesia karena sebelum atlet-atlet peraih medali mendapat popularitas, J99 Corp sudah memberi dukungan dengan memberikan bonus serta mendukung Tim Indonesia," kata Okto.

Baca juga: Nama Greysia Polii dan Apriyani Rahayu Diabadikan Anies Baswedan di Gedung PPOP Ragunan

Selain itu kata Okto, J99 Corp ini tak cuma konsern terhadap olahraga di Indonesia, tetapi juga membuat atlet-atlet glowing.

"Ke depan, NOC Indonesia tentu memberikan support dan membuka diri untuk terus bekerja sama dengan J99 Corp,” tegasnya.

Dikabarkan Pensiun Usai Olimpiade, Greysia Polii Ternyata Masih Bela Indonesia di 2 Turnamen Besar

Kabar pensiunnya Greysia Polii seusai turun di Olimpiade Tokyo 2021 sudah lama beredar.

Pasangan Apriyani Rahayu itu dikabarkan gantung raket setelah meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2021.

Faktor usia dan keluarga menjadi alasan Greysia Polii memutuskan pensiun.

Namun ternyata ada kabar terbaru terkait kabar pensiunnya Greysia Polii 

Pelatih kepala ganda putri nasional Indonesia, Eng Hian, buka suara terkait kabar pensiun salah satu anak didiknya, Greysia Polii, yang ramai dibicarakan pasca-meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

Greysia Polii dan rekan duetnya di lapangan, Apriyani Rahayu, sukses mengukir sejarah besar bagi Indonesia usai mendapatkan medali emas ganda putri pada ajang Olimpiade.

Pencapaian tersebut menjadikan Greysia/Apriyani sebagai pasangan ganda putri pertama Indonesia yang berhasil membawa pulang emas Olimpiade.

Sebelumnya, bulu tangkis Indonesia sudah memiliki emas dari nomor tunggal putri, tunggal putra, ganda putra, dan ganda campuran.

Kendati prestasi Greysia/Apriyani terbilang masih hangat, pembicaraan mengenai masa depan Greysia juga ikut dipanaskan.

Dengan usia yang sudah 33 tahun dan berstatus menikah, menjadi hal wajar jika Greysia memutuskan gantung raket alias pensiun.

Apalagi, dalam sebuah kesempatan, Eng Hian mengaku sudah mulai mencari dan mempersiapkan sosok pengganti Greysia.

Hanya, pelatih yang akrab disapa Didi itu berani memastikan bahwa Greysia Polii masih akan bermain setidaknya hingga akhir tahun ini.

Baca juga: Jokowi Beli Sepatu Baru Buatan UMKM Milik Greysia Polii, Pertanyaan Presiden terkait Harga

Eng Hian mengatakan, Greysia masih memiliki target pada Kejuaraan Dunia 2021 di Huelva, Spanyol, 12-19 Desember mendatang.

"Greysia kemungkinan masih masih sampai akhir tahun karena masih ada satu keinginannya, kejuaraan dunia," ucap Eng Hian, dikutip dari Antaranews.

"Semoga dikasih kesempatan, tidak ada cedera sehingga bisa melanjutkan prestasi di kejuaraan dunia," kata peraih medali perunggu ganda putra Olimpiade Athena 2004 itu.

Sebelum naik ke podium kampiun pada Olimpiade Tokyo 2020, Greysia sudah menyabet berbagai gelar juara bergengsi.

Salah duanya ialah medali emas Asian Games Incheon 2014 dan medali emas SEA Games Manila 2019.

Greysia juga memiliki titel-titel turnamen Super Series dan BWF World Tour.

Namun, dia belum pernah menjadi juara dunia.

Baca juga: ISAK TANGIS Apriyani Rahayu di Pelukan Eng Hian Bongkar Kisah Juang Masa Lalu Pasangan Greysia Polii

Di luar target meraih gelar juara dunia, Greysia juga dipersiapkan Eng Hian untuk tampil pada dua kejuaraan beregu yakni Sudirman Cup 2021 dan Uber Cup 2020.

Berdasarkan jadwal yang dirilis BWF, Piala Sudriman 2021 akan berlangsung di Vantaa, Finlandia, pada 26 September-3 Oktober mendatang.

Lalu, satu pekan kemudian atau tepatnya pada 9-17 Oktobert, giliran Thomas-Uber Cup 2020 yang bakal digelar di Aarhus, Denmark. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved