Breaking News:

Berita Berau Terkini

Penetapan Tarif Retribusi Pasar Sanggam Adji Dilayas Berau Dikembalikan 100 Persen Lagi

Dalam upaya peningkatan pendapatan retribusi pasar, khususnya Pasar Sanggam Adji Dilayas, penetapan tarif retribusi masih diperjuangkan untuk kembali

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Penarikan retribusi Pasar Sanggam Adji Dilayas Kabupaten Berau diharapkan kembali menjadi 100 persen, saat ini sedang berproses. TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Dalam upaya peningkatan pendapatan retribusi pasar, khususnya Pasar Sanggam Adji Dilayas, penetapan tarif retribusi masih diperjuangkan untuk kembali menjadi 100 persen.

Persoalan tersebut sempat menjadi perbincangan dalam Rapat Paripurna persetujuan Tiga Raperda menjadi Perda, Senin (23/8/2021) lalu.

Pihak DPRD Berau meminta tarif retribusi kembali menjadi 100 persen.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Berau Sri Juniarsih menegaskan akan berkoordinasi kembali bersama beberapa pihak, untuk mendapatkan kesepakatan yang terbaik.

Terpisah Kepala Bidang Sarana Perdagangan, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau, Abdurrachim Saad mengakui usulan itu sedang berproses di Bagian Hukum Sekretariat Kabupaten Berau.

Baca juga: Dinilai Sudah Normal, Relaksasi Retribusi Pasar Rakyat di Balikpapan tak Perlu Dilanjutkan

Sebelumnya, berdasarkan perda nomor 19 tahun 2016 tentang penetapan tarif retribusi pelayanan pasar diturunkan menjadi 50 persen.

Alasan tersebut lantaran jembatan utama di Jalan Bujangga terputus dan para pengunjung serta pembeli harus kembali berputar lewat jalan poros yang lebih jauh.

Kendati begitu, pihaknya telah mengusulkan untuk pengembalian sesuai Perbup nomor 32 tahun 2015 tentang perubahan kedua atas peraturan Bupati Berau Nomor 4 tahun 2013 tentang perubahan tarif retribusi pelayanan pasar menjadi 100 persen.

“Sudah kami usulkan, beserta kepala pasar pun sudah setuju dengan hal itu, tapi masih berproses ya, belum tahu kapan akan kembali lagi,” jelasnya kepada TribunKaltim.co, Rabu (25/8/2021).

Sejauh ini, pihaknya mengakui retribusi pasar per tahunnya di target mencapai sekiranya Rp 2 hingga 2,5 miliar per tahun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved