Breaking News:

Dengan Kartu JKN-KIS, Persalinan Caesar Jadi Mudah

Kelahiran sang buah hati tentunya sangat ditunggu-tunggu oleh pasangan suami-istri.

Editor: Diah Anggraeni
HO/BPJS Kesehatan
Andi Ariansyah, peserta JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan ini mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Utamanya dalam hal pembiayaan persalinan sang istri yang melalui proses caesar. 

TRIBUNKALTIM.CO – Kelahiran sang buah hati tentunya sangat ditunggu-tunggu oleh pasangan suami-istri.

Rasa gembira akan sangat dirasakan oleh pasangan tersebut, apalagi dalam proses persalinannya diberikan keselamatan dan kemudahan dalam pembiayaannya.

Hal itu dirasakan oleh Andi Ariansyah.

Dirinya merupakan peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Baca juga: Tak Perlu Ke Kantor Cabang, Kini Kartu JKN-KIS Diantarkan Langsung ke Rumah

Saat kelahiran anak pertama, ia dan istrinya merasa sangat terbantu dengan adanya program JKN-KIS.

Utamanya dalam hal pembiayaan persalinan, apalagi istrinya melakukan persalinan melalui proses caesar.

"Untuk biaya persalinan 'kan cukup besar ya, apalagi persalinan lewat caesar. Bisa dibayangkan biayanya pasti besar juga. Saya juga tau, harga obat dan biaya dirumah sakit semuanya pada mahal, jadi dengan adanya BPJS Kesehatan sangat sangat membantu untuk keluarga saya," ujar Andi Ariansyah.

Selain itu, dirinya mengapresiasi kemudahan administrasi kepesertaan untuk anaknya.

Dirinya tak perlu lagi ke kantor BPJS Kesehatan untuk melakukan proses administrasi kepesertaan anaknya.

"Saya juga merasa dimudahkan untuk proses pendaftaran anak saya. Begitu anak saya lahir, langsung dibuatkan nomor pesertanya dari pihak rumah sakit. Jadi lebih mudah tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan. Maka dari itu, saya ucapkan terima kasih untuk pelayanan dari rumah sakit dan BPJS Kesehatan. Saya juga memberikan apresiasi pelayanan rumah sakit yang tidak ada membeda-bedakan pelayanan," lanjut Andi Ariansyah.

Baca juga: Wujud Kepedulian Sosial, Tiga Fasilitas Kesehatan di Balikpapan Berikan Donasi ke Peserta JKN-KIS

Di akhir, ia pun membandingkan kondisi yang ia rasakan sebelum adanya program JKN-KIS.

Ia beranggapan dengan adanya program JKN-KIS, berobat pun jadi lebih mudah.

"Sebelum ada BPJS itu takut ke rumah sakit, karena 'kan biayanya mahal. Untuk konsultasi dokter saja mahal, apalagi untuk tindakan operasi. Jadi kalau ada BPJS 'kan enak, tinggal kasih kartu BPJS-nya langsung berobat. Saya tidak perlu lagi memikirkan biaya berobatnya," ujar Andi Ariansyah. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved