Virus Corona di Tarakan
Evaluasi Vaksinasi Covid-19 di Pulau Terluar Kota Tarakan
Untuk pertama kalinya, akhirnya Pulau Sadau, pulau terluarnya Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara.
Penulis: Risnawati | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Untuk pertama kalinya, akhirnya Pulau Sadau, pulau terluarnya Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, bisa melaksanakan vaksinasi massal bagi masyarakatnya yang mendiami wilayah di sana.
Hal ini dikatakan Lurah Karang Harapan, Opniel Sangka kepada TribunKaltara.com pada Kamis (26/8/2021).
Dia jelaskan, sebelum dilaksanakan vaksinasi Covid-19, kata Opniel, sudah ada sosialisasi yang dilakukan pihaknya kepada seluruh warga Pulau Sadau Kota Tarakan.
Setelah dilakukan sosialisasi sekaligus pendataan warga yang bersedia melaksanakan vaksinasi ada 30 orang yang bersedia dan didata petugas.
Baca juga: Kodim 0907 Tarakan Gelar Serbuan Vaksinasi di Pulau Terluar Kota Tarakan, Siapkan 50 Dosis Sinovac
Untuk kisaran usia, rata-rata orang dewasa 17 tahun ke atas.
Dikatakan Opniel lebih lanjut ia tak menampik masih ada warga yang enggan divaksin di wilayah tersebut.
Itu berdasarkan pendataan yang dilakukan pihak kelurahan bersama petugas Kodim 0907 Tarakan.
“Ada beberapa rumah didatangi tidak bersedia divaksin. Alasannya oleh mereka memang enggan divaksin. Dan kami tidak bisa memaksakan,” urainya.
Baca juga: Ribuan Warga Binaan Lapas Kelas IIA Tarakan Menanti Divaksin Covid-19
Meski demikian pihaknya bersama Kodim 0907 Tarakan tetap memberikan edukasi akan pentingnya vaksin Covid-19 untuk menekan angka penyebaran Covid-19 dan angka kematian.
“Ada lima rumah kalau tidak salah didatangi kemarin yang tidak mau divaksin,” jelasnya.
Selebihnya lanjutnya, sebagian warga memang tak bisa divaksin karena berhalangan hadir atau sedang melaut.
Total jumlah Kepala Keluarga di RT 13 tersebut ada 31 Kepala Keluarga dengan jumlah warga 102 jiwa mulai dari anak-anak, dewasa, dan lansia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pulau-sadau-tarakan.jpg)