Berita Samarinda Terkini

Dijanjikan Upah Rp 500 ribu, Wanita Hamil Ikuti Suami di Samarinda jadi Kurir Barang Haram

Sesulit apapun hidup yang dijalani, menjadi bagian dalam peredaran Narkotika bukanlah keputusan yang bijak.

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
HO/Polresta Samarinda
Tersangka kurir sabu yang merupakan pasutri kini diamankan oleh Sat Resnarkoba Polresta Samarinda. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sepasang suami istri yang diketahui bernama Yamin (44) dan Fitriandriani (28), harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah ketangkap akan mengantar barang haram tersebut ke pelanggan pada Rabu (25/8/2021) lalu di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Kasat Resnarkoba Polresta Samarinda, AKP Rido Doly Kristian, melalui Kanit Sidik Sat Resnarkoba Polresta Samarinda, Iptu Purwanto, menjelaskan pasangan suami istri tersebut dibekuk di Jalan Gerilya, Gang Djarkasi 87, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, pukul 15.30 Wita.

Purwanto menerangkan, penangkapan tersebut berdasarkan masuknya laporan dari masyarakat.

Bahwa di kawasan tersebut sering dilakukan transaksi barang haram atau narkotika golongan 1 jenis sabu.

Baca juga: Usai Penetapan Tersangka, Polda Kaltim Musnahkan Barang Haram Seberat 8,3 Kilogram

Setelah melakukan observasi atau pengamatan di lokasi tersebut, akhirnya Sat Resnarkoba mencurigai seorang lelaki yang tengah membonceng seorang wanita dan menghadangnya.

"Kita langsung lakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti 1 poket sabu seberat 22,86 gram brutto, di dalam kantong jaket si istri (tersangka perempuan)," jelas Purwanto kepada media, Jumat (27/8/2021).

Parahnya, sang istri pelaku yang juga menjadi tersangka diketahui tengah hamil 5 bulan.

Purwanto menjelaskan dari pengakuan para pelaku, setiap berhasil mengantarkan barang haram jenis sabu, pasutri tersebut akan mendapatkan upah Rp 500 ribu.

Baca juga: 8 Anggota Polres Malinau Gagalkan Transaksi Barang Haram, Kapolda Kaltara Beri Penghargaan

"Kalau suaminya (Yamin) memang kerjaannya itu. Kalau si istri (Fitriandriani) katanya baru dua kali menemani," beber Purwanto.

"Nah, pas kita amankan, ternyata mereka (tersangka) akan mengantarkan barang itu (sabu) ke seseorang berinisial ON, yang masih kita cari keberadaannya," lanjutnya.

Dari hasil pengamanan tersebut, Sat Resnarkoba berhasil mengamankan 1 poket sabu seberat 22,86 gram bruto.

Satu unit android warna biru, dan 1 unit sepeda motor matic berwarna puti, dengan KT 2433 BCQ yang digunakan untuk mengantar barang haram tersebut.

Baca juga: Seorang Wanita Kendalikan Barang Haram di Samarinda Masuk Daftar Pencarian Orang

"Saat ini kita tengah melakukan pengembangan terkait asal narkotika tersebut, serta pelaku berinisial ON yang akan menerima barang tersebut," pungkas Purwanto. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved